photo headerpage450x150_zpsa3a1299a.gif

Ujian Nasional Di Indonesia

Ujian NasionalBerdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia sebagai nomor 20 Tahun 2003 Yang menyatakan bahwa Dalam, Rangka Pengendalian Mutu Pendidikan secara nasional ini dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas Evaluasi Penyelenggara Pendidikan kepada pihak-pihak berkepentingan Yang.

KARENA Wire color Kawat warna sekarang, PBB Selalu menjadi permasalahan di tingkat Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Hal inisial telah dirasakan sejak Tahun 1965. Dimana PADA Masa ITU, Pendidikan di Indonesia regular tidak semaju sekarang. Semuanya mengalami perubahan, Dari Yang jelek Menuju Yang Bagus. Bangsa Indonesia Wire color Kawat warna PADA Kuman juga mengalami perubahan. SAYA Kuman mengatakan, KARENA Kuman di Zaman sekarang juga sudah ber-evolusi (berubah) apalagi Pasti berubah UN KARENA menyangkut Nasib Hidup orangutan BANYAK di Indonesia.

Untuk mengetahui perkembangan PBB di Indonesia, Saya Akan menjelaskan sekilas tentang perkembangan PBB sebagai berikut:

Tahun 1965-1971, PADA Tahun Suami, SISTEM Ujian Negara Ujian dinamakan. Hampir berlaku untuk * Semua Mata Pelajaran, * Semua jenjang Yang ADA di Indonesia, Satu Komando Dan Satu kebijakan pemerintah Pusat.
Tahun 1972-1979, PADA Tahun Suami, Ujian Negara ditiadakan, diganti Sekolah Ujian Artikel Baru. Jadi Sekolah Yang menyelenggarakan Ujian Sendiri-Sendiri. Semuanya diserahkan kepada Sekolah, sedangkan pemerintah Pusat HANYA cara membuat kebijakan-kebijakan terkait di masa mendatang Umum Artikel Baru Ujian Yang dilaksanakan.
Tahun 1980-2000, PADA Tahun Suami, mengendalikan untuk, mengevaluasi, Dan mengembangkan Mutu Pendidikan, Sekolah Ujian diganti menjadi Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional (EBTANAS ). Dalam, inisial Ujian, dikembangkan perangkat Ujian paralale untuk terkait masih berlangsung Mata Pelajaran Yang diujikan. Sedangkan terkait di masa mendatang denga Penggandaan Dan pemantauan soal dilaksanakan Diposkan oleh daerah adalah masing-masing.
Tahun 2001-2004, PADA Tahun Suami, EBTANAS diganti menjadi Ujian Akhir Nasional (UNAS). Hal Yang menonjol Dalam, peralihan Nama “Ebtanas” menjadi “UNAS” adalah penentuan kelulusan Siswa, yaitu Dalam, Ebtanas kelulusannya berdasarkan value per share 2 semester raport terakhir Dan value per share EBTANAS Murni, sedangkan UNAS ditentukan PADA Mata Pelajaran secara individual.
Tahun 2005-2009 ADA perubahan SISTEM yaitu Target PADA Wajib Belajar Pendidikan (SD / MI / SD-LB / MTs / SMP / SMP-LB / SMA / MA / SMK / SMA-LB) sehingga value per share kelulusan ADA menargetkan minimal.
Tahun 2010-Sekarang, UNAS diganti menjadi Ujian Nasional ( UN). Tahun Untuk UN 2012, ADA Ujian Susulan * Bagi Siswa Yang Lulus UN regular tidak. Target untuk Artikel, para Siswa Yang Ujian dapat mencapai value per share standar minimal PBB sehingga dapat Lulus UN Artikel Baru BAIK.

586 total views, 1 views today

 photo BanggaJadiOrangIndonesia450x100_zps0d4b1445.jpg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>