<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>I Love Indonesia &#187; SERBA-SERBI</title>
	<atom:link href="http://dirrga.com/category/serba-serbi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dirrga.com</link>
	<description>Atas Berkat Rahmat Alloh Yang Maha Kuasa</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Jan 2012 02:04:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Generasi Militer Indonesia</title>
		<link>http://dirrga.com/2011/10/04/generasi-militer-indonesia/</link>
		<comments>http://dirrga.com/2011/10/04/generasi-militer-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 14:00:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[NASIONALIS]]></category>
		<category><![CDATA[SEJARAH]]></category>
		<category><![CDATA[SERBA-SERBI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dirrga.com/?p=1572</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Militer sulit dilepaskan dari dunia politik. Apalagi, di Indonesia yang mempunyai sejarah panjang tentang keterlibatan &#160;militer dalam penentuan arah politik kekuasaan.&#160;Di era Orde Baru militer menjadi sangat penting dan dominan. Ini karena arena pengaderan para pemimpin nasional berbasis di militer. Sebagian besar pemimpin, baik di level pusat maupun daerah, dipegang para jenderal. &#160; &#160; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center; "><img alt="" class="alignnone" height="35" src="http://dirrga.files.wordpress.com/2011/02/atas-berkat-rahmat-alloh.gif?w=393&amp;h=35&amp;h=35" title="Atas Berkat Rahmat Alloh" width="393" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<div style="font-size: 11px; line-height: 1.4em; margin-bottom: 18px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px; "><span class="Apple-style-span" style="color: rgb(94, 94, 94); font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 12px; "><img align="right" alt="" class="alignnone" height="77" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRwl1tLKNeLh27NlJWz5cb6Z5-19T5GylsFdVAE1zWx7zOk7t1RTouQsw" title="Tentara Indonesai Dan Generasinya" width="116" /></span></p>
<div style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><img align="left" alt="" class="alignnone" height="75" src="http://dirrga.com/wp-content/uploads/Garuda-Indonesia.gif" title="I Love Indonesia" width="75" />Militer sulit dilepaskan dari dunia politik. Apalagi, di Indonesia yang mempunyai sejarah panjang tentang keterlibatan</font></span></div>
<div style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif">&nbsp;militer dalam penentuan arah politik kekuasaan.&nbsp;Di era Orde Baru militer menjadi sangat penting dan dominan. Ini karena arena pengaderan para pemimpin nasional berbasis di militer. Sebagian besar pemimpin, baik di level pusat maupun daerah, dipegang para jenderal.</font></span></div>
<div style="text-align: justify; ">&nbsp;</div>
<div style="text-align: justify; ">&nbsp;</div>
<div style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif">Para jenderal pun mengader anaknya di Lembah Tidar, markas Akabri, tempat menempa perwira muda. Hingga cukup banyak jenderal yang memiliki anak yang juga militer. Banyak juga yang punya menantu militer.Militer di Indonesia pun sudah menjadi dinasti. Soeharto, kendati ketiga putranya (Sigit, Bambang, dan Tommy) tak berminat menjadi militer, toh punya menantu militer, <br />
		</font></span></div>
<div style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span id="more-1572"></span><br />
		</font></span></div>
<div style="text-align: justify; "><span style="font-size:12px;"><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif">Prabowo Subianto. Di era Orde Baru, menantu Soeharto itu menjadi the brightest star, bintang paling bersinar di antara bintang.</font></span></div>
<div style="text-align: justify; ">&nbsp;</div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span style="font-size:12px;">Dengan cepat Prabowo mencapai bintang. Dari lulusan Akabri angkatan 1974, dia lulusan termuda yang menggapai bintang di pundak. Bahkan, di usia yang sangat belia, 46 tahun, pria yang kawin dengan anak keempat Soeharto, Titi Soeharto, itu menggapai bintang tiga. Bukan hanya Soeharto yang menanam&acirc; menantu di militer. Try Sutrisno pun mempunyai menantu anggota TNI yang cemerlang. Yakni, Jenderal Ryamizard Ryacudu, yang sudah pensiun dari kursi KSAD (kepala staf Angkatan Darat).</span></font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><br />
		</font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span style="font-size:12px;">Jenderal (pur) Achmad Tahir, mantan ketua LVRI (Lembaga Veteran RI) juga bermenantu militer yang berkarir berkilau. Putrinya, Linda, berumah tangga dengan Jenderal (pur) Agum Gumelar. Keduanya bahkan pernah menjadi menteri yang membidangi pos dan telekomunikasi. Achmad Tahir menjabat Menparpostel, sedangkan Agum pernah menjadi menteri perhubungan dan postel.</span></font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span style="font-size:12px;">Namun, yang paling fenomenal adalah keluarga Letjen (pur) Sarwo Edi Wibowo. Mantan komandan RPKAD itu mempunyai tiga menantu militer dan seorang putra yang juga memilih jalan hidup untuk mengabdi sebagai pasukan TNI. Tiga putri Sarwo Edi, yakni Wirahasti Cendrawasih, Kristiani Herawati, dan Mastuti Rahayu memilih para perwira TNI sebagai pendamping hidup. Mereka meneruskan tradisi kehidupan ayah ibunya yang berpindah-pindah kota mengikuti tugas militer.</span></font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><br />
		</font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span style="font-size:12px;">Kini, ketiga menantu Sarwo Edi memegang posisi strategis dalam bangsa ini. Tentu yang pertama disebut adalah Jenderal (pur) Susilo Bambang Yudhoyono, suami Kristiani Herawati, yang kini menjadi presiden negeri ini. Lalu, Letjen TNI Erwin Sudjono, suami Wirahasti Cendrawasih, yang memegang posisi startegis sebagai Pangkostrad. Sedangkan Kolonel (pur) Hadi Utomo, suami Mastuti Rahayu, kini menjadi ketua umum Partai Demokrat, partai yang menjadi kendaraan politik SBY.</span></font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span style="font-size:12px;">Bukan hanya itu. Sarwo Edi juga mempunyai anak kandung yang mewarisi karir di dunia militer. Yakni, Pramono Edi Wibowo yang kini berbintang satu dengan jabatan wakil komandan Kopassus. Dia menjadi pimpinan pasukan elite TNI-AD itu, seperti jejak yang pernah dilalui almarhum ayahnya.</span></font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span style="font-size:12px;">&nbsp;<br />
		Saya yakin, bila Sarwo Edhi masih hidup, dia akan bangga dengan prestasi para anak dan menantunya. Terutama kepada SBY yang mencapai kursi tertinggi di negeri ini, sebagai presiden RI. Melebihi prestasi Sarwo Edi, pensiunan bintang tiga, serta pernah menjabat dubes di Korsel.</span></font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span style="font-size:12px;">Sarwo Edhi juga tentu akan bangga dengan menantu lain serta anak kandungnya, Pramono Edi Wibowo. Para anak menantunya itu adalah orang pilihan yang menggapai karir dengan susah payah.</span></font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><br />
		</font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span style="font-size:12px;">SBY mampu menapaki karir militer dengan jabatan terakhir militer aktif Kassospol. Dia dikenal sebagai jenderal cerdas dan sudah teruji di segala medan. Dia lulusan terbaik Akabri 1973 dan selalu menjadi terbaik di setiap tugas pendidikan yang diikuti.</span></font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span style="font-size:12px;">Erwin Sudjono pun demikian. Sebelum SBY menggapai Istana, Erwin dikenal sebagai perwira menonjol. Sejumlah jabatan strategis sudah diraih, termasuk Pangdiv II Kostrad di Malang dan Pangdam Tanjungpura. Prestasi tempurnya di antaranya komandan Pasukan Reaksi Cepat saat diberlakukan status &acirc;&euro;&trade;darurat militer&acirc;&euro;&trade; di Aceh.</span></font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span style="font-size:12px;">Pramono Edi Prabowo juga mempunyai catatan karir militer yang sangat bagus. Dia teruji bersikap netral saat menjadi ajudan Presiden Megawati. Padahal, saat itu Mega harus berhadapan dengan SBY dalam pemilihan presiden.</p>
<p>		Tentu sebagai presiden, SBY berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi prestasi para saudaranya akan memantik rumor tak menguntungkan. Sebagai contoh, saat Erwin dipromosikan sebagai Pangkostrad dengan bintang tiga, sempat timbul rumor KKN. Tentu itu dibantah karena Erwin telah berkarir di TNI lebih dari 30 tahun dengan berbagai pengalaman di lapangan. Dia cukup layak menempati pos Pangkostrad.</span></font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span style="font-size:12px;">Namun, di sisi lain, tentu posisi para saudaranya itu semakin memantapkan posisi SBY. Tak bisa dipungkiri jabatan Pangkostrad yang ditempati Erwin Sudjono dan Wadanjen Kopassus yang diduduki Pramono Edi Wibowo merupakan posisi strategis untuk mengamankan presiden.</span></font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><br />
		</font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span style="font-size:12px;">Pangkostrad memegang kendali atas 33 batalyon dengan sekitar 30 ribu pasukan yang menyebar di Indonesia. Ini satuan tempur terbesar di negeri ini yang bisa digerakkan setiap saat. Dengan kekuatan seperti itu, tampaknya, posisi Pangkostrad sangat penting dalam mengamankan negara. Sejumlah petinggi TNI pernah merasakan jabatan ini. Misalnya, Soeharto saat peristiwa G 30 S PKI, Jenderal Wiranto, dan Prabowo Subianto.</span></font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span style="font-size:12px;">Posisi Pramono tak kalah penting. Kopassus yang dia pimpin (sebagai Wadanjen) adalah satuan elite TNI-AD. Pasukan ini mempunyai reputasi mengagumkan, termasuk saat dipimpin Sarwo Edhi. Markas besar Kopassus di Cijantung, yang masih dalam area Jakarta. Ini tentu sangat strategis dengan posisi Istana Negara di ibu kota. Saat ini Pramono adalah Wadanjen, dan tidak tertutup kemungkinan promosi ke Danjen.</span></font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><br />
		</font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span style="font-size:12px;">Dalam situasi genting, selain Panglima TNI, tiga jabatan militer di ibu kota akan sangat penting. Ketiganya adalah Pangksotrad, Pangdam Jaya, dan Danjen Kopassus. Tampaknya dengan konfigurasi para petinggi militer saat ini, SBY semakin tenang.</span></font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span style="font-size:12px;">Ke depan pun, SBY tak perlu ragu. Promosi terbuka sangat mungkin bagi Erwin dan Pramono. Untuk dua atau tiga tahun mendatang bukan tak mungkin muncul di level lebih tinggi. Seperti Panglima TNI atau KSAD. Toh, kalau mereka promosi bukan terlalu berlebihan karena mereka adalah kader yang sudah teruji.</span></font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><br />
		</font></div>
<div style="text-align: justify; "><font class="Apple-style-span" color="#5e5e5e" face="Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif"><span style="font-size:12px;">Dan perlu diingat lagi. Masih ada generasi ketiga Sarwo Edhi, yakni Lettu Agus Harimurti Yudhoyono dan Lettu Danang, putra Erwin. Kita tinggal menunggu perjalanan sejarah</span></font></div>
</div>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdirrga.com%2F2011%2F10%2F04%2Fgenerasi-militer-indonesia%2F&amp;t=Generasi%20Militer%20Indonesia" id="facebook_share_both_1572" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_1572') || document.getElementById('facebook_share_icon_1572') || document.getElementById('facebook_share_both_1572') || document.getElementById('facebook_share_button_1572');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_1572') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dirrga.com/2011/10/04/generasi-militer-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teroris Kurang Profesionalisme</title>
		<link>http://dirrga.com/2011/04/28/teroris-kurang-profesionalisme/</link>
		<comments>http://dirrga.com/2011/04/28/teroris-kurang-profesionalisme/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2011 02:51:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[NASIONALIS]]></category>
		<category><![CDATA[NUSANTARA]]></category>
		<category><![CDATA[SERBA-SERBI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dirrga.com/?p=1330</guid>
		<description><![CDATA[Mencermati kejadian akhir-akhir ini sungguh saya sampaikan salut kepada para petugas kepolisian yang bisa membongkar rencana pengeboman yang sifatnya masif.&#160; Sebaliknya saya merasa heran dengan para tersangka perencana pengeboman (yang oleh media dan petugas disebut dengan &#8220;teroris&#8221;). Di luar logika kebenarannya, tapi melihat sosok perencana pengemboman ini sungguh membuat kita berdecak (ngeri? atau kagum?). Betapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img alt="" class="alignnone" height="35" src="http://dirrga.files.wordpress.com/2011/02/atas-berkat-rahmat-alloh.gif?w=393&amp;h=35&amp;h=35" title="Atas Berkat Rahmat Alloh" width="393" /></p>
<div class="isi_artikel">
<p style="text-align: justify;"><img align="left" alt="" class="alignnone" height="75" src="http://dirrga.com/wp-content/uploads/Garuda-Indonesia.gif" title="I Love Indonesia" width="75" />Mencermati kejadian akhir-akhir ini sungguh saya sampaikan salut kepada para petugas kepolisian yang bisa membongkar rencana pengeboman yang sifatnya masif.&nbsp; Sebaliknya saya merasa heran dengan para tersangka perencana pengeboman (yang oleh media dan petugas disebut dengan &ldquo;teroris&rdquo;).</p>
<p style="text-align: justify;">Di luar logika kebenarannya, tapi melihat sosok perencana pengemboman ini sungguh membuat kita berdecak (ngeri? atau kagum?). Betapa tidak? Kebanyakan dari mereka masih sangat muda. Tapi semangat (katanya &ldquo;berjihad&rdquo;) mereka tak usah diragukan lagi. Mereka bersedia mati, yang katanya demi meraih kebahagiaan yang abadi. Keahlian membuat bahan peledak juga sangat hebat. Tapi mengapa mereka bisa terendus oleh petugas yang lalu mengagalkan rencana mereka?&nbsp; Sudah begitu saat tertangkap, rasa-rasanya lalu semua orang dalam jaringannya bisa terlacak oleh polisi. Tidak hanya berhenti disitu, bahkan polisi pun bisa mendapat data informasi di mana bom-bom itu diletakkan dan disimpan, dsb, dst.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <span id="more-1330"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu, bisakah kita menyimpulkan bahwa sang &ldquo;teroris&rdquo; itu sebenarnya masih kurang lagi kemampuannya? Yaitu kemampuan untuk bertahan&nbsp;atau menyimpan rahasia. Apakah dalam menghadapi interogasi saat ditangkap. Apakah kemampuan menyimpan rahasia saat menjawab wawancara oleh petugas yang menjebak. Atau kemampuan dalam bertahan ketika ditekan dan disiksa (ini bila ada) saat diinterogasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika melihat usia yang relatif masih muda, barangkali teknik seperti itu (menghadapi interogasi) perlu dipelajari olehnya. Karena bisa jadi mereka hanya mempelajari teknik membuat bom, bela diri dengan tangan kosong, menggunakan senjata api, dan hal teknis lainnya di lapangan, sementara teknik menguatkan mental (terutama saat menghadapi interogasi petugas) maupun hal-hal yang menyangkut aspek psikologis lainnya, tidak sempat dipelajari. <em>(Poin ini mudah-mudahan bisa menjadi bahan pertanyaan oleh host/presenter yang membawakan talkshow tentang bom)</em></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk para petugas, tentu ini hal yang sangat menguntungkan, terutama bila para perencana pengeboman itu ditangkap hidup-hidup. Kelemahan mental yang membuat mudahnya mereka digali informasinya membuat petugas bisa melacak seluruh anggota jaringannya serta bahan-bahan peledak yang masih disimpan di berbagai tempat.</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka boleh bertekad untuk &ldquo;DIAM&rdquo; atau tidak banyak bicara (&rdquo;bernyanyi&rdquo;) dengan petugas sehingga membongkar semua rahasia jaringan mereka. Tapi menghadapi para petugas yang senior matang dan ahli dalam hal interogasi, ahli dalan aspek psikologis, dan memainkan emosi mereka, tentu tekad untuk DIAM itu sangat mudah untuk dipatahkan&hellip;.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut hemat saya, tekad mereka itu mungkin belum 100%! Tekad untuk DIAM itu akan mencapai klimaksnya (puncak) bila sudah mencapai taraf mending tertangkap mati daripada tertangkap hidup-hidup&hellip;</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkinkah begitu?</p>
</div>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdirrga.com%2F2011%2F04%2F28%2Fteroris-kurang-profesionalisme%2F&amp;t=Teroris%20Kurang%20Profesionalisme%20" id="facebook_share_both_1330" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_1330') || document.getElementById('facebook_share_icon_1330') || document.getElementById('facebook_share_both_1330') || document.getElementById('facebook_share_button_1330');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_1330') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dirrga.com/2011/04/28/teroris-kurang-profesionalisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Standar Internasional</title>
		<link>http://dirrga.com/2011/03/30/standar-internasional/</link>
		<comments>http://dirrga.com/2011/03/30/standar-internasional/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2011 07:44:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[INFO SINGKAT]]></category>
		<category><![CDATA[NUSANTARA]]></category>
		<category><![CDATA[SERBA-SERBI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dirrga.com/?p=1313</guid>
		<description><![CDATA[Sertifikasi Halal MUI Jadi Standar Internasional Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) akan berupaya menjadikan standar sertifikasi halal Indonesia sebagai standar halal Internasional &#34;Konsep LPPOM MUI sudah kami sampaikan di sidang World Halal Council ((WHC) beberapa waktu lalu dan mendapat respon positif,&#34; ujar Direktur LLPOM MUI, Lukmanul Hakim, dalam acara Sarasehan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img alt="" class="alignnone" height="35" src="http://dirrga.files.wordpress.com/2011/02/atas-berkat-rahmat-alloh2.gif?w=393&amp;h=35" title="Atas Berkat Rahmat Alloh" width="393" /></p>
<h3 class="post-title entry-title">Sertifikasi Halal MUI Jadi Standar Internasional</h3>
<p><img align="left" alt="" class="alignnone" height="100" src="http://dirrga.files.wordpress.com/2011/02/1-91.gif?w=100&amp;h=100" title="I Love Indonesia" width="100" /></p>
<p style="text-align: justify;">Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) akan <img align="right" alt="" class="alignnone" height="150" src="http://static.liputan6.com/201101/110106ahalal.jpg" title="Sertifikat Halal" width="200" />berupaya menjadikan standar sertifikasi halal Indonesia sebagai standar halal Internasional</p>
<p>	&quot;Konsep LPPOM MUI sudah kami sampaikan di sidang World Halal Council ((WHC) beberapa waktu lalu dan mendapat respon positif,&quot; ujar Direktur LLPOM MUI, Lukmanul Hakim, dalam acara Sarasehan Milad ke -22 LPPOM MUI di gedung MUI, Jakarta, Kamis (6/1).</p>
<p>	Saat ini sudah terdapat 41 lembaga halal dunia yang menentukan standar halal merujuk pada acuan LPPOM-MUI, antaralain negara ASEAN, Kanada, Inggris, Belanda, Belgia, Turki, Jepang dan Amerika Serikat.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <span id="more-1313"></span></p>
<p>	&quot;Ini adalah suatu prestasi yang cukup diapresisi dalam meningkatkan kinerja kami,&quot; ujar Hakim.</p>
<p>	Karena itu ke depan LPPOM-MUI harus mampu menjawab berbagai tantangan. Di dalam negeri, LPPOM-MUI harus meningkatkan pelayanan prima kepada produsen yang menghendaki sertifikat halal.</p>
<p>	&quot;Umur 22 ini LPPOM sudah seperti gadis yang cantik. LPPOM ini sudah diminati banyak depertemen, jadi sudah menarik perhatian pemerintah. Sehingga ke depan harus disikapi dengan baik, ke depan produk halal harus menjadi budaya bangsa ini, khususnya kaum muslim, selain hanya sekedar memilih makanan,&quot; paparnya.</p>
<p>	Sementara di tingkat global, LPPOM MUI harus siap menghadapi perdagangan bebas, yang mungkin saja dapat merugikan hak-hak konsumen muslim Indonesia.</p>
<p>	&quot;Sehingga perdagangan bebas (free trade) harus diarahkan menjadi fair trade (perdagangan berkeadilan), adil dalam melindungi hak konsumen muslim,&quot; tegasnya.</p>
<p>	Untuk mengatasi masalah itu, PPOM-MUI juga terus berupaya meningkatkan jumlah dan kompetensi auditor, baik di tingkat kabupaten maupun propinsi. Dukungan dari pemerintah juga tentunya sangat diharapkan dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan PPOM MUI. (MLA)</p>
<p>
	<i>Sumber:<a href="http://berita.liputan6.com/sosbud/201101/314644/Sertifikasi.Halal.MUI.Jadi.Standar.Internasional">http://berita.liputan6.com/sosbud/201101/314644/Sertifikasi.Halal.MUI.Jadi.Standar.Internasional</a></i></p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdirrga.com%2F2011%2F03%2F30%2Fstandar-internasional%2F&amp;t=Standar%20Internasional" id="facebook_share_both_1313" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_1313') || document.getElementById('facebook_share_icon_1313') || document.getElementById('facebook_share_both_1313') || document.getElementById('facebook_share_button_1313');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_1313') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dirrga.com/2011/03/30/standar-internasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kapal Perang Asli Indonesia</title>
		<link>http://dirrga.com/2010/11/06/kapal-perang-asli-indonesia/</link>
		<comments>http://dirrga.com/2010/11/06/kapal-perang-asli-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Nov 2010 05:26:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[NASIONALIS]]></category>
		<category><![CDATA[NUSANTARA]]></category>
		<category><![CDATA[SERBA-SERBI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dirrga.com/?p=1108</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Indonesia &#8211; TNI-AL punya kapal perang (KRI) asli buatan Indonesia berbahan dasar aluminium. Hasilnya ditampilkan di Tanjung Uncang, Batam. KRI made in Indonesia itu bukan hanya rancangan anak bangsa, namun seratus persen pekerjaannya ditangani putra-putri Indonesia yang tinggal di Batam, Kepulauan Riau. &#39;&#39;Ini kapal perang (KRI) pertama di Indonesia berbahan baku aluminium yang sukses [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://dirrga.com" target="_blank"><img alt="" class="alignnone size-full wp-image-1120" height="35" src="http://dirrga.com/wp-content/uploads/Atas-Berkat-Rahmat-Alloh6.gif" title="Atas Berkat Rahmat Alloh" width="393" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Ind<a href="http://dirrga.com" target="_blank"><img align="left" alt="" class="alignnone size-full wp-image-1109" height="71" src="http://dirrga.com/wp-content/uploads/garuda.jpg" title="I Love Indonesia" width="71" /></a>onesia &#8211; TNI-AL punya kapal perang (KRI) asli buatan Indonesia berbahan dasar aluminium. Hasilnya ditampilkan di Tanjung Uncang, Batam.</p>
<p>	KRI made in Indonesia itu bukan hanya rancangan anak bangsa, namun seratus persen pekerjaannya ditangani putra-putri Indonesia yang tinggal di Batam, Kepulauan Riau. &#39;&#39;Ini kapal perang (KRI) pertama di Indonesia berbahan baku aluminium yang sukses dikerjakan anak bangsa,&quot; kata Asisten Logistik (Aslog) TNI-AL Laksamana Muda Hardiwan.<span id="more-1108"></span></p>
<p>	Kapal perang yang dberi nama KRI Krait-827 itu merupakan hasil saling tukar ilmu antara TNI-AL -lewat Fasharkan (fasilitas pemeliharaan dan perbaikan) Mentigi- dan PT Batam Expresindo Shipyard (BES), Tanjung Guncang. Pengerjaan dilakukan selama 14 bulan sejak Juni 2007.</p>
<p>	TNI-AL mengaku cukup hati-hati dalam pembuatan kapal itu karena harus sesuai dengan standar operasional dan izin PBB. KRI tersebut bertonase 190 DWT dengan jarak jelajah sekitar 2.500 mil.</p>
<p>	Kapal itu dilengkapi radar dengan jangkauan 96 Nautical Mil (setara 160 km) dengan sistem navigasi GMDSS Area 3 (jangkauan komunikasi dan radar yang sudah cukup luas) dengan kecepatan terpasang 25 knots. KRI itu juga dilengkapi dengan senjata antiserangan udara 12,7 mitraliur dan senjata meriam haluan laras ganda (Two in Barrel) kaliber 25 mili yang dapat dioperasikan secara otomatis maupun manual.</p>
<p>	&#39;Kapal ini lebih ringan dan lentur jika dibandingkan dengan kapal yang terbuat dari besi. Maintenance aluminium lebih murah dan tahan karat (antikorosi) dan dirancang hemat bahan bakar minyak (BBM),&quot;</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdirrga.com%2F2010%2F11%2F06%2Fkapal-perang-asli-indonesia%2F&amp;t=Kapal%20Perang%20Asli%20Indonesia" id="facebook_share_both_1108" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_1108') || document.getElementById('facebook_share_icon_1108') || document.getElementById('facebook_share_both_1108') || document.getElementById('facebook_share_button_1108');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_1108') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dirrga.com/2010/11/06/kapal-perang-asli-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keunikan Bangsa Indonesia</title>
		<link>http://dirrga.com/2010/10/19/keunikan-bangsa-indonesia-2/</link>
		<comments>http://dirrga.com/2010/10/19/keunikan-bangsa-indonesia-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2010 12:14:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[ANEH TAPI NYATA]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONALIS]]></category>
		<category><![CDATA[SEJARAH]]></category>
		<category><![CDATA[SERBA-SERBI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dirrga.com/?p=1084</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Sebagai masyarakat dari Negara Indonesia yang kita cintai ini ada beberapa hal yang perlu kita renungkan sejenak dari perjalanan sejarah Bangsa ini, mari kita simak bersama dari fakta sejarah yang bisa dibilang Unik ; &#160; &#160;&#160;&#160;&#160; 1. Proklamator Kemerdekaan semua orang sepertinya tahu bahwa soekarno dan hatta adalah yang memproklamirkan kemerdekaan indonesia. Namun sampai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://dirrga.com/wp-content/uploads/Atas-Berkat-Rahmat-Alloh1.gif"><img alt="" class="alignnone size-full wp-image-1085" height="35" src="http://dirrga.com/wp-content/uploads/Atas-Berkat-Rahmat-Alloh1.gif" title="Atas Berkat Rahmat Alloh" width="393" /></a></p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://dirrga.com/wp-content/uploads/Bangga-Indonesia3.jpg"><img align="left" alt="" class="alignnone size-full wp-image-1087" height="97" src="http://dirrga.com/wp-content/uploads/Bangga-Indonesia3.jpg" style="width: 100px; height: 97px;" title="Bangga Indonesia" width="100" /></a>Sebagai masyarakat dari Negara Indonesia yang kita cintai ini ada beberapa hal yang perlu kita renungkan sejenak dari perjalanan sejarah Bangsa ini, mari kita simak bersama dari fakta sejarah yang bisa dibilang Unik ;</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <span id="more-1084"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Proklamator Kemerdekaan<br />
	</strong><a href="http://dirrga.com" target="I Love Indonesia"><img alt="" border="0" src="http://stat.ks.kidsklik.com/files/2010/02/01-soekarno-hatta1.jpg" /></a><br />
	semua orang sepertinya tahu bahwa soekarno dan hatta adalah yang memproklamirkan kemerdekaan indonesia. Namun sampai tulisan ini dibuat, tidak ada nama jalan &ldquo;soekarno-hatta&rdquo; di jakarta, kota tempat dibacakannya proklamasi. Nama mereka pun baru diabadikan menjadi nama bandara 40 tahun setelah indonesia merdeka. Lebih parahnya lagi, pemerintah baru secara resmi menyematkan gelar &ldquo;proklamator&rdquo; kepada mereka pada tahun 1986, atau 16 tahun setelah soekarno wafat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Ibu kota</strong><br />
	belum ada negara di dunia yang berganti ibu kota selama empat kali dalam kurun waktu relatif singkat kecuali indonesia, yakni jakarta (1945-1946), yogyakarta (1946-1948), bukittinggi (1948-1949), jakarta (1950-sekarang).<br />
	<a href="http://dirrga.com" target="I Love Indonesia"><img alt="" border="0" src="http://stat.ks.kidsklik.com/files/2010/02/02-ibu-kota1.jpg" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Sepakbola</strong><br />
	sepakbola merupakan salah satu olahraga paling digemari di indonesia, namun tim nasionalnya tidak pernah menang piala dunia fifa. Hanya sekali tampil pada tahun 1938, itu pun bukan membawa bendera indonesia, melainkan hindia belanda. Meskipun indonesia memiliki jumlah penduduk paling banyak ke-4 di dunia dan brazil di peringkat ke-5, namun prestasi sepakbola kedua negara tersebut berbeda jauh.<br />
	<a href="http://dirrga.com" target="I Love Indonesia"><img alt="" border="0" src="http://stat.ks.kidsklik.com/files/2010/02/03-sepakbola2.jpg" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Pulau</strong><br />
	<a href="http://dirrga.com" target="I Love Indonesia"><img alt="" border="0" src="http://stat.ks.kidsklik.com/files/2010/02/05-pulau.jpg" /></a><br />
	dengan 17.508 pulau, indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Disinilah 3 dari 6 pulau terbesar di dunia berada : Kalimantan, sumatera, dan papua. Namun jangan heran bahwa hampir 60% penduduknya tinggal di pulau jawa, padahal luasnya hanya 7% dari seluruh wilayah indonesia. Uniknya lagi, ada empat pulau yang kedaulatannya dikuasai bersama-sama dengan pemerintah negara tetangga. Pulau kalimantan secara administratif dikuasai tiga pemerintahan yaitu indonesia, malaysia, dan brunei darussalam. Pulau papua dikuasai indonesia dan papua nugini. Pulau timor dikuasai indonesia dan timor leste, dan yang terakhir pulau sebatik dikuasai indonesia dan malaysia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Tanggal 17 agustus</strong><br />
	<a href="http://dirrga.com" target="I Love Indonesia"><img alt="" border="0" src="http://stat.ks.kidsklik.com/files/2010/02/08-17-agustus.jpg" /></a><br />
	bila 17 agustus menjadi tanggal kelahiran indonesia, justru tanggal tersebut menjadi tanggal kematian bagi pencetus pilar indonesia. Pada tanggal itu, pencipta lagu kebangsaan &ldquo;indonesia raya&rdquo;, wr soepratman (wafat 1937) dan pencetus ilmu bahasa indonesia, herman neubronner van der tuuk (wafat 1894) meninggal dunia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>6. Menteri orang indonesia asli</strong><br />
	setelah merdeka 43 tahun, indonesia baru memiliki seorang menteri pertama yang benar-benar &ldquo;orang indonesia asli&rdquo;. Hal itu karena semua menteri sebelumnya lahir sebelum indonesia merdeka (17 agustus 1945). Itu berarti, mereka pernah menjadi warga hindia belanda dan atau pendudukan jepang, sebab negara hukum republik indonesia memang belum ada saat itu.<br />
	&ldquo;orang indonesia asli&rdquo; pertama yang menjadi menteri adalah ir. Akbar tanjung (lahir di sibolga, sumatera utara, 30 agustus 1945), sebagai menteri negara pemuda dan olahraga pada kabinet pembangunan v (1988-1993).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>7. Ramah</strong><br />
	<a href="http://dirrga.com" target="I Love Indonesia"><img alt="" border="0" src="http://stat.ks.kidsklik.com/files/2010/02/10-ramah.jpg" /></a><br />
	selain karena keindahan alamnya, banyak wisatawan mancanegara memuji keramahan orang indonesia. Berdasarkan survey the smiling report 2009, indonesia adalah negara paling murah senyum di dunia. Indonesia, bersama hongkong, juga dinobatkan sebagai negara yang terbaik dalam mengucapkan salam. Namun hal ini tidak diikuti dengan pengelolaan yang baik terhadap indutri pariwisatanya. Buruknya birokrasi dan tingginya tingkat korupsi juga sangat menakutkan bagi para investor untuk berbisnis di negara paling murah senyum ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>8. Perserikatan Bansa Bangsa ( PBB )</strong><br />
	Indonesia merupakan satu-satunya negara yang pernah keluar dari pbb. Bergabung pertama kali tahun 1950 sebagai anggota ke-60 pbb, kemudian indonesia menarik keanggotaannya pada tahun 1965. Soekarno, presiden indonesia saat itu sangat berang dengan keputusan pbb mengakui kedaulatan malaysia dan menjadikan malaysia anggota tidak tetap dewan keamanan pbb. Lalu kemudian soekarno mendirikan conefo (konferensi negara-negara kekuatan baru) sebagai tandingan pbb. Sebelum keluar dari pbb, soekarno sempat menyampaikan pidato dengan berapi-api di sidang umum pbb yang isinya meminta agar badan dunia tersebut dipindahkan markas besarnya ke luar amerika serikat. Bukan hanya pidatonya saja yang berhasil mendapat berkali-kali tepukan tangan, namun soekarno juga sukses menyelenggarakan ganefo (tandingan olimpiade versi conefo) yang diikuti 2.250 atlet dari 48 negara di asia, afrika, eropa dan amerika selatan, serta diliput sekitar 500 wartawan asing. Saat-saat itulah terakhir kali indonesia memiliki pemimpin superpower dan menjadi salah satu negara yang paling disegani di seluruh dunia.<br />
	<a href="http://dirrga.com" target="I Love Indonesia"><img alt="" border="0" src="http://stat.ks.kidsklik.com/files/2010/02/12-ganefo.jpg" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>9. Hewan</strong><br />
	indonesia memiliki kekayaan fauna yang luar biasa. Hewan purba yang masih hidup di indonesia adalah komodo, kadal terbesar di dunia dengan berat 90kg dan panjang 3 meter. Terdapat juga ikan terkecil di dunia sebesar nyamuk yang ditemukan di sumatera. Di sulawesi masih hidup primata terkecil di dunia yang mirip monyet yakni tarsier pygmy (tarsius pumilus) atau disebut juga tarsier gunung yang panjangnya hanya 10 cm. Di pulau yang sama ditemukan pula ular terpanjang di dunia sepanjang 10 meter yaitu python reticulates.<br />
	<a href="http://dirrga.com" target="I Love Indonesia"><img alt="" border="0" src="http://stat.ks.kidsklik.com/files/2010/02/13-hewan.jpg" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>10. Ramalan tentang pemimpin</strong><br />
	indonesia termasuk negara yang kaya dengan dunia mistis alias gaib, termasuk soal ramal-meramal. Salah satunya tercatat nama prabu jayabaya, yang memerintah kerajaan kediri sekitar tahun 400-an masehi. Dari sekian banyak ramalannya, yang sangat tersohor adalah ramalan tentang siapa orang yang akan memimpin indonesia (baca: Presiden indonesia).</p>
<p>	Pemimpin pertama yakni soekarno, digambarkan sebagai orang yang :<br />
	- memakai kopiah warna hitam<br />
	- sudah tidak punya ayah (yatim)<br />
	- berkharisma<br />
	- bergelar serba mulia (pemimpin besar revolusi dan panglima tertinggi abri)<br />
	- kebal terhadap berbagai senjata (sering lolos dari percobaan pembunuhan)<br />
	- punya kelemahan mudah dirayu wanita cantik<br />
	- tidak berdaya terhadap anak-anak kecil yang mengelilingi rumah beliau (mundurnya soekarno karena di-demo para pelajar dan mahasiswa)</p>
<p>	pemimpin kedua yakni soeharto, digambarkan sebagai orang yang :<br />
	- didukung oleh &ldquo;kartikapaksi&rdquo; (ini lambang yang digunakan abri)<br />
	- memakai topi baja hijau atau tutup kwali lumuten (militer)<br />
	- kaya raya<br />
	- menjadi pemimpin dunia (soeharto menggagas membentuk asean, dimana konon menurut sejarahnya, asean merupakan kesatuan dari kerajaan majapahit)<br />
	- digantikan oleh &ldquo;raja dari negeri seberang&rdquo; (soeharto digantikan oleh bj. Habibie yang berasal dari nusa srenggi, sulawesi)</p>
<p>	setelah era kedua pemimpin tersebut, jayabaya meramalkan akan muncul pemimpin yang digambarkan sebagai raja yang :<br />
	- bergelar satriya piningit<br />
	- sudah tidak punya ayah-ibu<br />
	- telah lulus weda jawa<br />
	- bersenjatakan trisula<br />
	karena ramalan-ramalan sebelumnya berupa kiasan, saya pun tidak mengerti siapa yang dimaksud dengan satriya piningit.</p>
<p>	Ramalan jayabaya yang tak kalah terkenalnya pula adalah 2 huruf akhir/sebagian kata nama pemimpin indonesia yang dirangkum dalam sebuah kata notonogoro. Dan hal itu sudah pula terbukti dengan 3 periode masa pemerintahan presiden indonesia, yaitu: Soekarno, soeharto, susilo bambang yudhoyono. Bagaimana dengan bj habibie, megawati dan gus dur/abdurahman wahid?? 3 presiden itu tidak dihitung karena tidak memerintah selama 1 masa pemerintahan penuh. Konon katanya seorang presiden yang akan menjadikan indonesia makmur dan sejahtera, dipandang dunia dan dihormati adalah seorang presiden dengan huruf akhir &ldquo;go&rdquo;. Siapakah dia?<br />
	<a href="http://dirrga.com" target="I Love Indonesia"><img alt="" border="0" src="http://stat.ks.kidsklik.com/files/2010/02/15-jayabaya.jpg" style="width: 550px; height: 158px;" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>11. Pusat perbelanjaan</strong><br />
	jakarta sebagai ibu kota indonesia memiliki tata ruang yang sangat sangat berantakan. Di kota ini berdiri 130 pusat perbelanjaan, terbanyak diantara kota-kota besar lainnya di seluruh dunia. Banyak wilayah di jakarta yang tadinya direncanakan untuk kawasan hunian, konservasi, bahkan resapan air namun diubah menjadi pusat perbelanjaan.<br />
	<a href="http://dirrga.com" target="I Love Indonesia"><img alt="" border="0" src="http://stat.ks.kidsklik.com/files/2010/02/11-mall1-300x130.jpg" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>12. Angka</strong><br />
	penyebutan angka 1-9 dalam huruf bahasa indonesia mengandung misteri. Jika kita menjumlahkan dua angka yang huruf awalannya sama, maka hasilnya selalu sepuluh.<br />
	Berawalan s -&gt; satu + sembilan = sepuluh<br />
	berawalan d -&gt; dua + delapan = sepuluh<br />
	berawalan t -&gt; tiga + tujuh = sepuluh<br />
	berawalan e -&gt; empat + enam = sepuluh<br />
	bahkan l -&gt; lima + lima = sepuluh</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>13. Latah</strong><br />
	latah merupakan penyakit syaraf yang gejalanya muncul ketika dikageti, atau tanpa sadar suka mengulangi perkataan atau gerakan orang lain. Selain di indonesia, penyakit ini hanya ditemukan pada suku ainu di jepang, masyarakat gurun pasir di gobi, dan sebuah suku di perancis. Di indonesia sendiri, awalnya penyakit ini hanya ditemui pada suku-suku di pulau jawa, sumatera, dan pedalaman kalimantan. Namun uniknya, lama-kelamaan latah di indonesia dianggap keren dan menjadi trend, terutama di kalangan selebriti. Sebagian kaum selebriti memanfaatkan latah sebagai modal ketenaran atau ciri khas selaku entertainer.</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdirrga.com%2F2010%2F10%2F19%2Fkeunikan-bangsa-indonesia-2%2F&amp;t=Keunikan%20Bangsa%20Indonesia" id="facebook_share_both_1084" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_1084') || document.getElementById('facebook_share_icon_1084') || document.getElementById('facebook_share_both_1084') || document.getElementById('facebook_share_button_1084');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_1084') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dirrga.com/2010/10/19/keunikan-bangsa-indonesia-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Elit Malaysia Arogan</title>
		<link>http://dirrga.com/2010/09/01/elit-malaysia-arogan/</link>
		<comments>http://dirrga.com/2010/09/01/elit-malaysia-arogan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 16:40:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[NASIONALIS]]></category>
		<category><![CDATA[SERBA-SERBI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dirrga.com/?p=1075</guid>
		<description><![CDATA[Agar rakyat Indonesia mengerti, di Malaysia masih ada yang mencintai saudara serumpun. Ketegangan Indonesia dan Malaysia makin menjadi. Di Jakarta, demonstrasi menentang Malaysia masih merebak. Benteng Demokrasi Rakyat atau Bendera, misalnya, beraksi di depan Kedutaan Besar Malaysia dengan vulgar. Mereka membakar bendera Malaysia, dan melempari bendera &#8216;Jalur Gemilang&#8217; dengan kotoran, bahkan mengancam merazia warga Malaysia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://dirrga.com" target="_blank"><img alt="" class="alignnone size-full wp-image-1076" height="35" src="http://dirrga.com/wp-content/uploads/Atas-Berkat-Rahmat-Alloh-ok3.gif" title="Atas Berkat Rahmat Alloh" width="393" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Agar rakyat Indonesia mengerti, di Malaysia masih ada yang mencintai saudara serumpun.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://dirrga.com" target="_blank"><img align="left" alt="" class="alignnone size-full wp-image-1077" height="75" src="http://dirrga.com/wp-content/uploads/app_1_146717245345182_3851.gif" title="I Love Indonesia" width="75" /></a>Ketegangan Indonesia dan Malaysia makin menjadi. Di Jakarta, demonstrasi menentang Malaysia masih merebak. Benteng Demokrasi Rakyat atau Bendera, misalnya, beraksi di depan Kedutaan Besar Malaysia dengan vulgar. Mereka membakar bendera Malaysia, dan melempari bendera &lsquo;Jalur Gemilang&rsquo; dengan kotoran, bahkan mengancam merazia warga Malaysia di Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentu saja ada warga Malaysia yang berang. &ldquo;Berapa lama lagi kami harus mentolerir ini?,&rdquo; kata seseorang yang mengatasnamakan diri sebagai <em>&lsquo;Frustated Malaysian&rsquo;</em> seperti dimuat situs berita Malaysia <em>The Star</em>.<br />
<span id="more-1075"></span>
</p>
<p style="text-align: justify;">Disulut oleh insiden saling tangkap warga antar dua negara di perairan Bintan, 13 Agustus 2010 lalu, ketegangan merambat ke Jakarta dan Kuala Lumpur. Menteri Luar Negeri Malaysia, Anifah Aman mendesak RI bertindak tegas pada massa Bendera. Malaysia akan merilis saran-perjalanan (<em>travel advisory</em>) ke Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">&ldquo;Bendera ingin menggunduli warga kami dan mengirim mereka pulang? Ini adalah penghinaan bukan hanya bagi Malaysia tapi juga Indonesia karena banyak masyarakat yang tidak menyetujui tindakan ini,&rdquo; tegas Anifah.</p>
<p style="text-align: justify;">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun ambil tindakan. Dia memberi instruksi khusus kepada Menko Polkam Djoko Suyanto untuk menangani ketegangan ini. Dua negara juga akan duduk satu meja membahas ribut-ribut itu pada 6 September 2010 nanti melalui ajang Joint Ministry Conference. </p>
<p style="text-align: justify;">Apa sebenarnya yang terjadi antara Indonesia dan Malaysia?</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas dari sisi Malaysia, <em>VIVAnews.com </em>mewawancarai secara eksklusif mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. Anwar menilai ketegangan terjadi saat ini sudah akut. Ini adalah akumulasi dari permasalahan yang berlarut. &ldquo;Sudah sampai pada tingkat massa, ini sudah tidak sehat,&rdquo; katanya kepada <em>VIVAnews</em>, Jumat, 27 Agustus 2010. Berikut petikannya:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hubungan Indonesia-Malaysia makin panas. Sebenarnya apa yang sedang terjadi?<br />
	</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Saya berpendapat, bahwa <em>tension</em> (ketegangan) sudah berlarut-larut, dari soal budaya hingga soal TKI. Dan kini soal sempadan (batas wilayah), juga <em>marine</em> (kelautan). Saya mendesak pimpinan dua negara berunding menangani masalah itu, karena ini sudah sampai pada tingkat massa, ini sudah tidak sehat. Karena betapapun ketegangan itu ada, kepentingan negara yang sangat strategis tak boleh dikorbankan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sikap Anda soal pelemparan tinja ke kantor Kedutaan Besar Malaysia?<br />
	</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kedua rakyat Malaysia dan Indonesia tidak mendukung pendirian arogan itu. Pelemparan najis itu tidak wajar. Sekedar mengemukakan pandangan, memprotes, itu <em>ya</em> biasa dalam negara demokrasi. </p>
<p>	Walaupun di sini (di Malaysia) kurang mengerti, sebab di sini dilarang semua protes-protes. Mereka Yang disenangi pemerintah bisa, yang tidak, dilarang semua. Berbeda.</p>
<p style="text-align: justify;">Sudah diketahui saya punya pandangan yang relatif intim dengan Indonesia. Di sini disinggung seolah saya senang dengan sikap itu (Bendera). Tapi tidak benar. Bagi saya soal hubungan dua negara harus mengatasi kepentingan politik fraksi.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang malang, pimpinan negara agak <em>slow</em> menangani. Dibiarkan begitu makanya parah. Ini persoalan yang harus ditangani dengan rujuk fakta. Kepala negara, wakil, atau pimpinan penting utama harus segera menangani. Soal sempadan, TKI,  ini soal lama, saya ingat terus. Dalam hubungan dulu dengan Pak Habibie saya <em>direct call.</em> Harus begitu.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Apa persepsi warga Malaysia terhadap konflik ini?<br />
	</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Belum merebak. Cuma media main sentimen soal isu najis sebagai isu besar meski hanya melibatkan sejumlah kecil orang di Indonesia. Saya juga melihat di koran, dari liputan televisi, banyak yang tidak senang dengan itu. Saya sebagai sahabat sejati Indonesia, saya pun berfikir demikian. Sebab, kalau konflik ini diteruskan, hanya menguntungkan buat yang arogan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Siapa pihak arogan yang dimaksud? <br />
	</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kalangan yang tidak senang atau yang mengambil suatu penilaian tidak baik, atau tidak senang dengan hubungan baik dua negara.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Konflik sudah lama terjadi, bukan kali ini saja. Apa sebenarnya persoalan dasar antara Indonesia-Malaysia?<br />
	</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Saya tekankan, ini isu panjang, horisontal. Terutama isu soal TKI, itu sentral. Bahwa TKI harus diperlakukan baik, ada <em>political will</em>. Persepsi orang Indonesia saya tahu benar, bahwa pimpinan atau elit Malaysia selalu arogan. Ini terkungkung kenyataan, kondisi di sini tidak juga membantu. Akhirnya timbul reaksi yang memicu ketegangan. Panjang ceritanya, tapi pokoknya, pimpinan harus segera bertindak. Bukan berperang tapi untuk runding.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk media massa, Indonesia yang menganut demokrasi, aturan media bebas. Di sini liputan media dikontrol pemerintah. Jadi, lain. Perbedaan boleh, tapi kali ini yang bisa kita selesaikan, kita selesaikan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Apa yang harus dilakukan rakyat untuk menyikapi isu sensitif ini?<br />
	</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pandangan saya tidak sama dengan pemerintah, pandangan saya berbeda dan kritis. Pesan saya kepada rakyat Indonesia, tunduklah pada hukum. Kalau ada pelanggaran, harus konsisten, negara harus menyelesaikannya. Supaya rakyat Indonesia mengerti, ada kalangan (di Malaysia) yang mencintai saudara serumpun. Mereka bisa protes, itu hak demokrasi, tapi kawal tata susila.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini pernyataan orang yang simpati dengan Indonesia. Kalau Anda lihat di sini, tiap kali disinggung, baik di parlemen maupun di luar parlemen, Anwar ini tidak nasionalis. Dikatakan pro sana pro sini. Saya tidak peduli, karena pendirian saya konsisten. Di kalangan UMNO dikatakan saya senang jika ada konflik, saya provokator. Buat saya itu politik murahan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sikap Anda yang simpati pada Indonesia dipermasalahkan?<br />
	</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ya, secara terbuka oleh banyak menteri, parlemen, juga masyarakat luas. Saya mewakili pandangan yang mau Indonesia dan Malaysia lebih akrab. Kami dulu amat membutuhkan Indonesia. Saya masih ingat perundingan dengan Pak Harto, &#8220;Pak tolong Pak soal ini, kita merayu ke negeri jiran, banyak kawan berikan.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Penghinaan terhadap bendera Malaysia justru akan digunakan oleh pihak lain, yang rugi <em>kan</em> rakyat, termasuk kami yang menghendaki demokrasi di Malaysia. Mereka akan bilang, &rdquo;Itu kamu mau demokrasi, demokrasi itu bakar bendera.&rdquo; Padahal itu tidak benar. Itu digunakan tangan tertentu untuk memukul kami.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Beredar spekulasi ada kepentingan politik menggunakan isu ini sebagai alat, misalnya kekuatan-kekuatan politik di Indonesia atau di Malaysia untuk menaikkan popularitas mereka. Benarkah?<br />
	</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ada juga tafsiran itu. Ada kesan soal internal&#8211;mereka sengaja mengabdikan ini seolah ada serangan, gugat. Saya lihat mainan <em>spirit</em>, <em>survival</em> Melayu yang keterlaluan, rasis. Isu ini dieksploitasi, termasuk isu konflik dengan Indonesia. Tapi saya tidak mendapat keterangan atau informasi yang jelas soal itu. Yang mampu saya katakan, bahwa media UMNO sengaja mengaktifkan isu ini. Namun apapun, yang terpenting, kepentingan dua negara jauh lebih penting. Ini yang saya tekankan.</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdirrga.com%2F2010%2F09%2F01%2Felit-malaysia-arogan%2F&amp;t=Elit%20Malaysia%20Arogan" id="facebook_share_both_1075" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_1075') || document.getElementById('facebook_share_icon_1075') || document.getElementById('facebook_share_both_1075') || document.getElementById('facebook_share_button_1075');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_1075') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dirrga.com/2010/09/01/elit-malaysia-arogan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KEUNIKAN BANGSA INDONESIA</title>
		<link>http://dirrga.com/2010/08/22/keunikan-bangsa-indonesia/</link>
		<comments>http://dirrga.com/2010/08/22/keunikan-bangsa-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Aug 2010 17:10:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[NASIONALIS]]></category>
		<category><![CDATA[NUSANTARA]]></category>
		<category><![CDATA[SERBA-SERBI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dirrga.com/?p=1071</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Bangsa Indonesia punya banyak keunikan. Karena uniknya itu, hingga banyak hal yang diakui oleh dunia internasional. Berikut hal-hal unik tersebut yang diakui oleh dunia internasional : 1. RI merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni). Disini ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://dirrga.com" target="_blank"><img align="textTop" alt="" class="alignnone size-full wp-image-1072" height="35" src="http://dirrga.com/wp-content/uploads/Atas-Berkat-Rahmat-Alloh-ok2.gif" title="I Love Indonesia" width="393" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://dirrga.com" target="_blank"><img align="left" alt="" class="alignnone size-full wp-image-1073" height="146" src="http://dirrga.com/wp-content/uploads/Love-Indonesia.jpg" style="width: 125px; height: 146px;" title="I Love Indonesia" width="125" /></a>Bangsa Indonesia punya banyak keunikan. Karena uniknya itu, hingga banyak hal yang diakui oleh dunia internasional.</p>
<p>	<b>Berikut hal-hal unik tersebut yang diakui oleh dunia internasional :</b><br />
	<span class="fullpost"><br />
	1. RI merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni). Disini ada 3 dari 6 pulau terbesar didunia, yaitu : Kalimantan (pulau terbesar ketiga di dunia dgn luas 539.460 km2), Sumatera (473.606 km2) dan Papua (421.981 km2).</p>
<p>	2. Indonesia adalah Negara maritim terbesar di dunia dengan perairan seluas 93 ribu km2 dan panjang pantai sekitar 81 ribu km2 atau hampir 25% panjang pantai di dunia.</p>
<p>	3. Pulau Jawa adalah pulau terpadat di dunia dimana sekitar 60% hamper penduduk Indonesia (sekitar 130 jt jiwa) tinggal di pulau yang luasnya hanya 7% dari seluruh wilayah RI.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <span id="more-1071"></span></p>
<p>	4. Indonesia merupakan Negara dengan suku bangsa yang terbanyak di dunia. Terdapat lebih dari 740 suku bangsa/etnis, dimana di Papua saja terdapat 270 suku.</p>
<p>	5. Negara dengan bahasa daerah yang terbanyak, yaitu, 583 bahasa dan dialek dari 67 bahasa induk yang digunakan berbagai suku bangsa di Indonesia. Bahasa nasional adalah bahasa Indonesia walaupun bahasa daerah dengan jumlah pemakai terbanyak di Indonesia adalah bahasa Jawa.</p>
<p>	6. Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia. Jumlah pemeluk agama Islam di Indonesia sekitar 216 juta jiwa atau 88% dari penduduk Indonesia. Juga memiliki jumlah masjid terbanyak dan Negara asal jamaah haji terbesar di dunia.</p>
<p>	7. Monumen Budha (candi) terbesar di dunia adalah Candi Borobudur di Jawa Tengah dengan tinggi 42 meter (10 tingkat) dan panjang relief lebih dari 1 km. Diperkirakan dibuat selama 40 tahun oleh Dinasti Syailendra pada masa kerajaan Mataram Kuno (750-850).</p>
<p>	8. Tempat ditemukannya manusia purba tertua di dunia, yaitu : Pithecanthropus Erectus&rdquo; yang diperkirakan berasal dari 1,8 juta tahun yang lalu.</p>
<p>	9. Republik Indonesia adalah Negara pertama yang lahir sesudah berakhirnya Perang Dunia II pada tahun 1945. RI merupakan Negara ke 70 tertua di dunia.</p>
<p>	10. Indonesia adalah Negara pertama (hingga kini satu-satunya) yang pernah keluar dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada tgl 7 Januari 1965. RI bergabung kembali ke dalam PBB pada tahun 1966.</p>
<p>	11. Tim bulutangkis Indonesia adalah yang terbanyak merebut lambing supremasi bulutangkis pria, Thomas Cup, yaitu sebanyak 13 x (pertama kali th 1958 &amp; terakhir 2002).</p>
<p>	12. Indonesia adalah penghasil gas alam cair (LNG) terbesar di dunia (20% dari suplai seluruh dunia) juga produsen timah terbesar kedua.</p>
<p>	13. Indonesia menempati peringkat 1 dalam produk pertanian, yaitu : cengkeh (cloves) &amp; pala (nutmeg), serta no.2 dalam karet alam (Natural Rubber) dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil).</p>
<p>	14. Indonesia adalah pengekspor terbesar kayu lapis (plywood), yaitu sekitar 80% di pasar dunia.</p>
<p>	15. Terumbu Karang (Coral Reef) Indonesia adalah yang terkaya (18% dari total dunia).</p>
<p>	16. Indonesia memiliki species ikan hiu terbanyak didunia yaitu 150 species.</p>
<p>	17. Biodiversity Anggrek terbeser didunia : 6 ribu jenis anggrek, mulai dari yang terbesar (Anggrek Macan atau Grammatophyllum Speciosum) sampai yang terkecil (Taeniophyllum, yang tidak berdaun), termasuk Anggrek Hitam yang langka dan hanya terdapat di Papua.</p>
<p>	18. Memiliki hutan bakau terbesar di dunia. Tanaman ini bermanfaat ntuk mencegah pengikisan air laut / abrasi.</p>
<p>	19. Binatang purba yang masih hidup : Komodo yang hanya terdapat di pulau Komodo, NTT adalah kadal terbesar di dunia. Panjangnya bias mencapai 3 meter dan beratnya 90 kg.</p>
<p>	20. Rafflesia Arnoldi yang tumbuh di Sumatera adalah bunga terbesar di dunia. Ketika bunganya mekar, diameternya mencapai 1 meter.</p>
<p>	21. Memiliki primata terkecil di dunia , yaitu Tarsier Pygmy (Tarsius Pumilus) atau disebut juga Tarsier Gunung yang panjangnya hanya 10 cm. Hewan yang mirip monyet dan hidupnya diatas pohon ini terdapat di Sulawesi.</p>
<p>	22. Tempat ditemukannya ular terpanjang di dunia yaitu, Python Reticulates sepanjang 10 meter di Sulawesi.</p>
<p>	23. Ikan terkecil di dunia yang ditemukan baru-baru ini di rawa-rawa berlumpur Sumatera. Panjang 7,9 mm ketika dewasa atau kurang lebih sebesar nyamuk. Tubuh ikan ini transparan dan tidak mempunyai tulang kepala.</p>
<p>	24. Letusan Gunung Terdahsyat di dunia. Gunung Tambora yang terletak di Pulau Sumbawa meletus bulan April tahun 1815 ketika meletus dalam skala tujuh pada Volcanic Explosivity Index. Letusan gunung ini terdengar hingga pulau Sumatra (lebih dari 2.000 km). Abu vulkanik jatuh di Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Maluku. Letusan gunung ini menyebabkan kematian hingga tidak kurang dari 71.000 orang dengan 11.000&mdash;12.000 di antaranya terbunuh secara langsung akibat dari letusan tersebut. Bahkan beberapa peneliti memperkirakan sampai 92.000 orang terbunuh. Lebih dari itu, letusan gunung ini menyebabkan perubahan iklim dunia. Satu tahun berikutnya (1816) sering disebut sebagai Tahun tanpa musim panas karena perubahan drastis dari cuaca Amerika Utara dan Eropa karena debu yang dihasilkan dari letusan Tambora ini.</p>
<p>	<b><br />
	</b></span><span class="fullpost"><b>ini ada tambahan terbaru lagi :</b></p>
<p>	25. Pulau Bungin di Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa NTB, merupakan pulau kecil buatan terpadat didunia melebihi kepadatan pulau Jawa dengan kepadatan 36000 jiwa/km2 sedangkan kepadatan pulau jawa hanya sekitar 813 jiwa/km2 atau kepadatan pulau Bungin sama dengan 44 kali kepadatan pulau Jawa. Pulau yang hanya seluas 8 hektar ini mempunyai jumlah penduduk sebanyak 2.800 Jiwa.</p>
<p>	26. Spa terbaik di dunia berada di pulau Bali, penghargaan SPA Terbaik didapat dari majalah Senses di Eropa. Sebanyak 60.000 pembacanya menyatakan Bali sebagai The Best Spa Destination in The World 2009.</p>
<p>	27. Indonesia menjadi negara dengan jumlah bank dan lembaga keuangan yang berlandaskan sistem syariah terbanyak di dunia. Hal ini terbukti dengan hadirnya 33 bank, 46 lembaga asuransi, dan 17 mutual fund yang menganut sistem syariah untuk semester pertama tahun 2009.</p>
<p>	28. Sejak tahun 2006 Indonesia telah menjadi produsen minyak sawit terbesar di dunia dengan hasil produksi pada tahun 2006 mampu mencapai sebesar 16 juta ton pertahun. Bersama dengan Malaysia, Indonesia menguasai hampir 90% produksi minyak sawit dunia.</p>
<p>	29. Eksport nanas Lampung tahun 2008 menduduki peringkat dua terbesar di dunia.</p>
<p>	30. Paguyuban Pencinta Batik Pekalongan mendapat penghargaan Guinness World Records tahun 2005 setelah berhasil membatik kain sepanjang 1.200 meter persegi (setara 12.916 kaki) oleh 1.000 pembatik tulis berikut pewarnaannya dalam waktu satu hari.</p>
<p>	31. Satu dari 4 masjid kubah emas didunia terdapat di Indonesia. Berikut nama dan tempat masjid kubah emas 1. Masjid Jame&rsquo; Asr atau Masjid Bandar Seri Begawan di Brunei, 2. Masjid Al-Askari di Samarra, Irak, 3. Masjid Qubbah As Sakhrah / Dome of the Rock di Yerusalem, Palestina, 4. Masjid Dian Al Mahri di Depok, Indonesia. Pengen banget kesono, tp ga tau kapan deh&#8230;he he he</p>
<p>	32. Indonesia sebagai negara dengan tingkat pertumbuhan pengguna facebook paling tinggi di asia tenggara. Pada tahun 2008, pengguna facebook di Indonesia tumbuh 645 persen mengalahkan China, India, Malaysia, Thailand, dan Singapura. Termasuk aku juga siy&#8230;he he he. Cuman sekarang jadi male ngisi status :(</p>
<p>	33. Negara Asia pertama yang berpartisipasi dalam Piala Dunia. Klo yang ini aku yakin banyak yang ga tau, coz waktu itu (kalo ga salah) sejarahnya indonesia tuh nggantiin rusia yang ga jadi tampil di piala dunia.</p>
<p>
	Lihat kawan, betapa makmurnya bangsa ini. Betapa kayanya bangsa kita.</span></p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdirrga.com%2F2010%2F08%2F22%2Fkeunikan-bangsa-indonesia%2F&amp;t=KEUNIKAN%20BANGSA%20INDONESIA" id="facebook_share_both_1071" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_1071') || document.getElementById('facebook_share_icon_1071') || document.getElementById('facebook_share_both_1071') || document.getElementById('facebook_share_button_1071');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_1071') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dirrga.com/2010/08/22/keunikan-bangsa-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teroris di Aceh</title>
		<link>http://dirrga.com/2010/03/17/teroris-di-aceh/</link>
		<comments>http://dirrga.com/2010/03/17/teroris-di-aceh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 12:34:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[SERBA-SERBI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dirrga.com/?p=864</guid>
		<description><![CDATA[Kasus Terorisme di Aceh Bukan Pengalihan Isu Pengamat terorisme Wawan Purwanto meragukan jika penyergapan teroris di Aceh disebut sebagai pengalihan isu kasus Bank Century. Menurut dia, penyergapan sudah dilakukan melalui proses panjang yang melibatkan teknik penjejakan secara elektronik. Wawan mengungkapkan itu dalam diskusi bertajuk &#39;Aceh Ladang Baru Terorisme?&#39;, di Gedung DPR, Rabu (17/3). Dia mengatakan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4><a href="http://dirrga.com"><img alt="i love +62" class="alignnone size-full wp-image-865" height="48" src="http://dirrga.com/wp-content/uploads/love+6216.jpg" title="i love +62" width="50" /></a>Kasus Terorisme di Aceh Bukan Pengalihan Isu</h4>
<p style="text-align: justify;">Pengamat terorisme Wawan Purwanto meragukan jika penyergapan teroris di Aceh disebut sebagai pengalihan isu kasus Bank Century. Menurut dia, penyergapan sudah dilakukan melalui proses panjang yang melibatkan teknik penjejakan secara elektronik. <br />
	<span id="more-864"></span><br />
	Wawan mengungkapkan itu dalam diskusi bertajuk &#39;Aceh Ladang Baru Terorisme?&#39;, di Gedung DPR, Rabu (17/3). Dia mengatakan, penentuan titik lokasi teroris dilakukan dengan menggunakan sinyal telepon seluler. Sinyal bisa melacak keberadaan teroris yang diburu polisi meski keberadaan mereka bisa segera hilang saat teroris mematikan ponsel yang mereka gunakan.</p>
<p>	Sebelumnya, dalam diskusi yang sama, pengamat politik dari Universitas Indonesia, Boni Hargens, mengatakan kalau terorisme di Indonesia tidak melulu masalah agama. Dia mensinyalir kemungkinan terorisme digunakan sebagai komoditas publik atau bahkan bisnis politik. &quot;Apalagi dalam kasus teroris di Aceh,&quot; kata Boni.</p>
<p>	Dalam hal ini Boni cenderung melihat pengungkapan teroris sebagai bentuk pengalihan isu. Tujuannya agar publik teralihkan perhatiannya dari isu seperti kasus Century ke kasus teroris.</p>
<p>	Namun, bantahan atas pandangan Boni itu juga datang dari anggota DPD asal Aceh, Mursyid. Dia meminta jangan ada lagi pemberian label-label hitam yang dilekatkan pada Aceh. &quot;Kalau mau jadi teroris, mengapa Gerakan Aceh Merdeka tidak dari dulu keluar Aceh dan meledakkan bom di sini (Jakarta),&quot; kata dia.</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdirrga.com%2F2010%2F03%2F17%2Fteroris-di-aceh%2F&amp;t=Teroris%20di%20Aceh" id="facebook_share_both_864" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_864') || document.getElementById('facebook_share_icon_864') || document.getElementById('facebook_share_both_864') || document.getElementById('facebook_share_button_864');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_864') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dirrga.com/2010/03/17/teroris-di-aceh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tarif Internet Akan Turun</title>
		<link>http://dirrga.com/2010/02/28/tarif-internet-akan-turun/</link>
		<comments>http://dirrga.com/2010/02/28/tarif-internet-akan-turun/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Feb 2010 14:13:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[INTERNET]]></category>
		<category><![CDATA[SERBA-SERBI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dirrga.com/?p=814</guid>
		<description><![CDATA[Kementerian Komunikasi dan Informatikan menyatakan kemungkinan penurunan tarif internet akan terjadi pasca-penggelaran layanan BWA pita frekuensi radio 2.3 GHz. &#34;Salah satu tujuan utama dari kebijakan pemerintah dalam rangka penyelenggaraan telekomunikasi untuk akses broadband menggunakan spektrum frekuensi Broadband Wireless Access (BWA) dan seleksi penyelenggaraannya pada pita 2.3 GHz dan 3.3 GHz ini adalah mendorong ketersediaan tarif [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img alt="i love +62" class="alignnone size-full wp-image-815" height="48" src="http://dirrga.com/wp-content/uploads/love+62.jpg" title="i love +62" width="50" />Kementerian Komunikasi dan Informatikan menyatakan kemungkinan penurunan tarif internet akan terjadi pasca-penggelaran layanan BWA pita frekuensi radio 2.3 GHz.</p>
<p>	&quot;Salah satu tujuan utama dari kebijakan pemerintah dalam rangka penyelenggaraan telekomunikasi untuk akses broadband menggunakan spektrum frekuensi Broadband Wireless Access (BWA) dan seleksi penyelenggaraannya pada pita 2.3 GHz dan 3.3 GHz ini adalah mendorong ketersediaan tarif akses internet yang terjangkau (murah) di Indonesia,&quot; kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, Gatot S. Dewa Broto, dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu.<span id="more-814"></span></p>
<p>	Ia mengatakan, tarif internet saat ini belum terjangkau sepenuhnya oleh para pengguna, ditentukan oleh tingkat kompetisi yang sesungguhnya telah cukup banyak produk substitusi broadband internet baik wireline maupun wireless; dan komponen biaya penyelenggaraan yang meliputi biaya bandwidth, OPEX (PNBP, SDM, Marketing dan lain sebagainya) dan CAPEX (harga spektrum up front / annual dan investasi perangkat).</p>
<p>	Namun demikian, menurut dia, harapan terhadap kemungkinan penurunan tarif internet ini sudah barang tentu sangat ditentukan oleh tingkat keseriusan para penyelenggara jaringan tetap lokal berbasis packet switched yang menggunakan pita frekuensi radio 2.3 GHz untuk keperluan layanan pita lebar nirkabel. </p>
<p>	&quot;Tingkat keseriusan ini di antaranya harus dibuktikan dengan komitmen para pemenang seleksi tender BWA ketika pada saatnya harus memenuhi kewajiban finansial dalam pembayaran up front fee dan BHP frekuensi radio,&quot; katanya.</p>
<p>	Sejauh ini pihaknya sampai dengan 19 Pebruari 2010 telah menerima pembayaran dari PT Telkom, PT Indosat Mega Media, PT First Media, PT Jasnita Telekomindo dan dan PT Berca Hardayaperkasa (namun denda keterlambatan pembayaran masih dalam penagihan oleh Ditjen Postel, Kementerian Kominfo).</p>
<p>	Kini hanya tinggal PT Internux, yang belum memenuhi sama sekali kewajiban pembayarannya. Semula kepada PT Internux telah diminta untuk memenuhi kewajiban pembayaran BHP frekuensi radio selambat-lambatnya pada 20 Januari 2010 dengan dikenakan denda sebesar 2 persen perbulan dari kewajiban BHP frekuensi radio yang terhutang dan tidak akan ada lagi perpanjangan waktu. </p>
<p>	&quot;Pemenang seleksi yang tidak membayar BHP frekuensi radio sampai dengan batas waktu yang telah ditetapkan maka penetapan pemenang pada blok frekuensi di zona yang dimenangkan akan dibatalkan oleh Menteri,&quot; katanya. </p>
<p>	Hal itu berarti hak PT. Internux sebagai pemenang seleksi dibatalkan, serta Izin Prinsip Penyelenggaraan Jaringan Tetap Lokal Berbasis Packet Switched PT. Internux Nomor: 422/KEP/M.KOMINFO/11/2009 dicabut. </p>
<p>	Hanya saja, kata Gatot, sebelum keputusan pencabutan dan pembatalan dijatuhkan, pihaknya terlebih dahulu akan memverifikasi dan mengecek ulang untuk mengetahui apakah unsur pelanggaran benar-benar telah dapat dibuktikan dalam aspek keterlambatan pembayaran tersebut.</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdirrga.com%2F2010%2F02%2F28%2Ftarif-internet-akan-turun%2F&amp;t=Tarif%20Internet%20Akan%20Turun" id="facebook_share_both_814" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_814') || document.getElementById('facebook_share_icon_814') || document.getElementById('facebook_share_both_814') || document.getElementById('facebook_share_button_814');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_814') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dirrga.com/2010/02/28/tarif-internet-akan-turun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hitler Mati Di Indonesia ?!</title>
		<link>http://dirrga.com/2010/02/24/hitler-mati-di-indonesia/</link>
		<comments>http://dirrga.com/2010/02/24/hitler-mati-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 06:19:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[SERBA-SERBI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dirrga.com/?p=799</guid>
		<description><![CDATA[Adolf Hitler, diktator Jerman dan orang yang diyakini bertanggung jawab atas pembantaian bangsa Yahudi, diduga menghabiskan akhir hayatnya di Indonesia &#8212; sebagai dr Poch, dokter Jerman yang bertugas di Sumbawa Barat. Penulis sejarah Bima, Muslimin meragukan cerita tentang Adolf Hitler yang disebut menyamar sebagai dr Poch. Muslimin menyatakan perlu adanya penyelidikan dan data yang jelas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Adolf Hitler, diktator Jerman dan orang yang diyakini bertanggung jawab atas pembantaian bangsa Yahudi, diduga menghabiskan akhir hayatnya di Indonesia &#8212; sebagai dr Poch, dokter Jerman yang bertugas di Sumbawa Barat. </p>
<p>	Penulis sejarah Bima, Muslimin meragukan cerita tentang Adolf Hitler yang disebut menyamar sebagai dr Poch. Muslimin menyatakan perlu adanya penyelidikan dan data yang jelas untuk mengungkap kebenaran cerita tersebut. Kata dia, situasi geografis dan infrastruktur Pulau Sumbawa saat itu masih sangat minim.<span id="more-799"></span></p>
<p>	&quot;Di tahun 1960 an itu kan kondisi Pulau Sumbawa masih seperti hutan, jalannya saja masih setapak. Jadi kalau ada seorang yang mengendarai mobil kan sangat tidak mungkin, &quot;ujar Muslimin.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, Muslimin berpendapat sangat beresiko bagi seorang pelarian politik seperti Hitler masuk wilayah Indonesia yang masih bergejolak meskipun dia menyamar sebagai relawan.</p>
<p>	Maka itu menurutnya cerita keberadaan Hitler di Sumbawa Besar dinilai sebagai kepentingan sejumlah pihak yang ingin namanya terkenal. Di lain pihak, kalangan pemuda terutama mahasiswa dan akademisi di Mataram sangat antusias dengan sosok dr Poch. Menurut salah satu pemuda, Budi cerita dr Poch itu perlu ditelusuri untuk mempertegas kebenarannya.</p>
<p>	&quot;Saya tertarik dengan cerita itu, menunjukkan bahwa Indonesia ini adalah tujuan orang-orang penting dunia. Semoga cerita itu benar sehingga NTB menjadi tempat yang bersejarah,&quot;kata Budi.</p>
<p>	Sementara, sejumlah dokter yang bertugas sekitar tahun 1970 mengaku tidak kenal dengan dr Poch. Menurut dr Suwitnyo yang membuka praktik di Jalan Caturwarga Mataram, keberadaan dr Poch tidak dikenal pada jaman itu. &quot;Wah saya nggak pernah dengar nama dr Poch itu,nama itu cukup asing bagi saya,&quot;kata Suwitnyo.</p>
<p>	Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Muhammad Ismail yang mengaku tidak pernah mendengar nama dr Poch. Menurutnya nama-nama dokter senior yang terkenal di NTB adalah mereka yang hidup di tahun 1970. </p>
<p>	Sedangkan nama dokter di tahun sebelum itu sulit diingat. Apalagi saat itu kondisi perpolitikan Indonesia masih belum menentu sehingga keberadaan dr Poch di Sumbawa belum bisa dipastikan.</p>
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fdirrga.com%2F2010%2F02%2F24%2Fhitler-mati-di-indonesia%2F&amp;t=Hitler%20Mati%20Di%20Indonesia%20%3F%21" id="facebook_share_both_799" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
	<script type="text/javascript">
	<!--
	var button = document.getElementById('facebook_share_link_799') || document.getElementById('facebook_share_icon_799') || document.getElementById('facebook_share_both_799') || document.getElementById('facebook_share_button_799');
	if (button) {
		button.onclick = function(e) {
			var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
			window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
			return false;
		}
	
		if (button.id === 'facebook_share_button_799') {
			button.onmouseover = function(){
				this.style.color='#fff';
				this.style.borderColor = '#295582';
				this.style.backgroundColor = '#3b5998';
			}
			button.onmouseout = function(){
				this.style.color = '#3b5998';
				this.style.borderColor = '#d8dfea';
				this.style.backgroundColor = '#fff';
			}
		}
	}
	-->
	</script>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dirrga.com/2010/02/24/hitler-mati-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

