Elit Malaysia Arogan
Agar rakyat Indonesia mengerti, di Malaysia masih ada yang mencintai saudara serumpun.
Ketegangan Indonesia dan Malaysia makin menjadi. Di Jakarta, demonstrasi menentang Malaysia masih merebak. Benteng Demokrasi Rakyat atau Bendera, misalnya, beraksi di depan Kedutaan Besar Malaysia dengan vulgar. Mereka membakar bendera Malaysia, dan melempari bendera ‘Jalur Gemilang’ dengan kotoran, bahkan mengancam merazia warga Malaysia di Indonesia.
Tentu saja ada warga Malaysia yang berang. “Berapa lama lagi kami harus mentolerir ini?,” kata seseorang yang mengatasnamakan diri sebagai ‘Frustated Malaysian’ seperti dimuat situs berita Malaysia The Star.
Disulut oleh insiden saling tangkap warga antar dua negara di perairan Bintan, 13 Agustus 2010 lalu, ketegangan merambat ke Jakarta dan Kuala Lumpur. Menteri Luar Negeri Malaysia, Anifah Aman mendesak RI bertindak tegas pada massa Bendera. Malaysia akan merilis saran-perjalanan (travel advisory) ke Indonesia.
“Bendera ingin menggunduli warga kami dan mengirim mereka pulang? Ini adalah penghinaan bukan hanya bagi Malaysia tapi juga Indonesia karena banyak masyarakat yang tidak menyetujui tindakan ini,” tegas Anifah.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun ambil tindakan. Dia memberi instruksi khusus kepada Menko Polkam Djoko Suyanto untuk menangani ketegangan ini. Dua negara juga akan duduk satu meja membahas ribut-ribut itu pada 6 September 2010 nanti melalui ajang Joint Ministry Conference.
Apa sebenarnya yang terjadi antara Indonesia dan Malaysia?
Untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas dari sisi Malaysia, VIVAnews.com mewawancarai secara eksklusif mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. Anwar menilai ketegangan terjadi saat ini sudah akut. Ini adalah akumulasi dari permasalahan yang berlarut. “Sudah sampai pada tingkat massa, ini sudah tidak sehat,” katanya kepada VIVAnews, Jumat, 27 Agustus 2010. Berikut petikannya:
Hubungan Indonesia-Malaysia makin panas. Sebenarnya apa yang sedang terjadi?
Saya berpendapat, bahwa tension (ketegangan) sudah berlarut-larut, dari soal budaya hingga soal TKI. Dan kini soal sempadan (batas wilayah), juga marine (kelautan). Saya mendesak pimpinan dua negara berunding menangani masalah itu, karena ini sudah sampai pada tingkat massa, ini sudah tidak sehat. Karena betapapun ketegangan itu ada, kepentingan negara yang sangat strategis tak boleh dikorbankan.
Sikap Anda soal pelemparan tinja ke kantor Kedutaan Besar Malaysia?
Kedua rakyat Malaysia dan Indonesia tidak mendukung pendirian arogan itu. Pelemparan najis itu tidak wajar. Sekedar mengemukakan pandangan, memprotes, itu ya biasa dalam negara demokrasi.
Walaupun di sini (di Malaysia) kurang mengerti, sebab di sini dilarang semua protes-protes. Mereka Yang disenangi pemerintah bisa, yang tidak, dilarang semua. Berbeda.
Sudah diketahui saya punya pandangan yang relatif intim dengan Indonesia. Di sini disinggung seolah saya senang dengan sikap itu (Bendera). Tapi tidak benar. Bagi saya soal hubungan dua negara harus mengatasi kepentingan politik fraksi.
Yang malang, pimpinan negara agak slow menangani. Dibiarkan begitu makanya parah. Ini persoalan yang harus ditangani dengan rujuk fakta. Kepala negara, wakil, atau pimpinan penting utama harus segera menangani. Soal sempadan, TKI, ini soal lama, saya ingat terus. Dalam hubungan dulu dengan Pak Habibie saya direct call. Harus begitu.
Apa persepsi warga Malaysia terhadap konflik ini?
Belum merebak. Cuma media main sentimen soal isu najis sebagai isu besar meski hanya melibatkan sejumlah kecil orang di Indonesia. Saya juga melihat di koran, dari liputan televisi, banyak yang tidak senang dengan itu. Saya sebagai sahabat sejati Indonesia, saya pun berfikir demikian. Sebab, kalau konflik ini diteruskan, hanya menguntungkan buat yang arogan.
Siapa pihak arogan yang dimaksud?
Kalangan yang tidak senang atau yang mengambil suatu penilaian tidak baik, atau tidak senang dengan hubungan baik dua negara.
Konflik sudah lama terjadi, bukan kali ini saja. Apa sebenarnya persoalan dasar antara Indonesia-Malaysia?
Saya tekankan, ini isu panjang, horisontal. Terutama isu soal TKI, itu sentral. Bahwa TKI harus diperlakukan baik, ada political will. Persepsi orang Indonesia saya tahu benar, bahwa pimpinan atau elit Malaysia selalu arogan. Ini terkungkung kenyataan, kondisi di sini tidak juga membantu. Akhirnya timbul reaksi yang memicu ketegangan. Panjang ceritanya, tapi pokoknya, pimpinan harus segera bertindak. Bukan berperang tapi untuk runding.
Untuk media massa, Indonesia yang menganut demokrasi, aturan media bebas. Di sini liputan media dikontrol pemerintah. Jadi, lain. Perbedaan boleh, tapi kali ini yang bisa kita selesaikan, kita selesaikan.
Apa yang harus dilakukan rakyat untuk menyikapi isu sensitif ini?
Pandangan saya tidak sama dengan pemerintah, pandangan saya berbeda dan kritis. Pesan saya kepada rakyat Indonesia, tunduklah pada hukum. Kalau ada pelanggaran, harus konsisten, negara harus menyelesaikannya. Supaya rakyat Indonesia mengerti, ada kalangan (di Malaysia) yang mencintai saudara serumpun. Mereka bisa protes, itu hak demokrasi, tapi kawal tata susila.
Ini pernyataan orang yang simpati dengan Indonesia. Kalau Anda lihat di sini, tiap kali disinggung, baik di parlemen maupun di luar parlemen, Anwar ini tidak nasionalis. Dikatakan pro sana pro sini. Saya tidak peduli, karena pendirian saya konsisten. Di kalangan UMNO dikatakan saya senang jika ada konflik, saya provokator. Buat saya itu politik murahan.
Sikap Anda yang simpati pada Indonesia dipermasalahkan?
Ya, secara terbuka oleh banyak menteri, parlemen, juga masyarakat luas. Saya mewakili pandangan yang mau Indonesia dan Malaysia lebih akrab. Kami dulu amat membutuhkan Indonesia. Saya masih ingat perundingan dengan Pak Harto, “Pak tolong Pak soal ini, kita merayu ke negeri jiran, banyak kawan berikan.”
Penghinaan terhadap bendera Malaysia justru akan digunakan oleh pihak lain, yang rugi kan rakyat, termasuk kami yang menghendaki demokrasi di Malaysia. Mereka akan bilang, ”Itu kamu mau demokrasi, demokrasi itu bakar bendera.” Padahal itu tidak benar. Itu digunakan tangan tertentu untuk memukul kami.
Beredar spekulasi ada kepentingan politik menggunakan isu ini sebagai alat, misalnya kekuatan-kekuatan politik di Indonesia atau di Malaysia untuk menaikkan popularitas mereka. Benarkah?
Ada juga tafsiran itu. Ada kesan soal internal–mereka sengaja mengabdikan ini seolah ada serangan, gugat. Saya lihat mainan spirit, survival Melayu yang keterlaluan, rasis. Isu ini dieksploitasi, termasuk isu konflik dengan Indonesia. Tapi saya tidak mendapat keterangan atau informasi yang jelas soal itu. Yang mampu saya katakan, bahwa media UMNO sengaja mengaktifkan isu ini. Namun apapun, yang terpenting, kepentingan dua negara jauh lebih penting. Ini yang saya tekankan.
Share on FacebookComments
Leave a Reply
-
-
-
ARTIKEL BARU
- Esemka Mobil Karya Anak Bangsa
- Kasih sayang seorang Ibu
- Museum Batik
- Pahlawan Yang Terlupakan
- Pemuda Indonesia
- Jiwa Dan Semangat Pemuda
- Generasi Militer Indonesia
- Mengapa PKI ?
- Kemerdekaan, Berbangsa, Beragama
- Masjid Tertua
- Kejujuran Dan Puasa
- Empat Pulau Yang Unik
- Fakta Unik Manusia Jawa
- Gemar Buah Indonesia
- Yogyakarta Wilayah Pertama NKRI
-
Komentar
- RAGON FIRE on Generasi Militer Indonesia
- Ethelyn on Kejujuran Dan Puasa
- Travel Tours on Jiwa Dan Semangat Pemuda
- cipro online on Fakta Unik Manusia Jawa
- earn-money-online on Fakta Unik Manusia Jawa
- Jack Handerson on Otonomi Daerah dalam Kerangka NKRI
- The Lazy Day Trader on Kain Batik Indonesia
- kiev escort on Hadiah Untuk Indonesi Kita
- Diet To Go Coupon on SEJARAH INTERNET
- gps localizador on Hadiah Untuk Indonesi Kita
-
Bangga Indonesia- Jembatan Gantung Terpanjang Di Indonesia 27 November, 2011Apa sebenarnya nama jembatan yang runtuh di Tenggarong, Kalimantan Timur, pada Sabtu (26/11/2011) pukul 16.20? Ada yang menyebutkan nama jembatan tersebut adalah Jembatan Tenggarong, Jembatan Kutai Kartanegara, ada juga yang menyebutnya Jembatan Mahakam II. Selain masalah nama, panjang jembatan juga masih simpang siur. Ada yang menyebutkan panjang jembatan t […]Dirrga
- Pelopor Kebangkitan Nasional 25 November, 2011SEMENJAK lahir pada tangal 20 Mei 1908 hingga 31 tahun kemudian, ternyata gerakan Boedi Oetomo (BO) ini tak pernah mau mengakui bahasa melayu sebagai bahasa nasional. Di Gerakannya sangat eklusif, tidak mau menerima anggota dari luar Jawa serta menginginkan bahasa Jawa atau Belanda sebagai bahasa nasional. Di sisi lain, kolonial Belanda terus menancapkan “vi […]Dirrga
- Pahlawan Masa Kini 10 November, 2011Kita memperingati Hari Pahlawan guna mengenang jasa mereka, pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan Indonesia. Seiring dengan pergantian kondisi dan zaman, penyebutan seseorang sebagai pahlawan pun mengalami pembaruan. Pahlawan masa kini bukan lagi mereka yang memanggul senjata dan berperang melawan agresor. Lalu, siapakah yang layak dise […]Dirrga
- Satu Nusa Satu Bangsa 27 October, 2011Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda merupakan suatu pengakuan dari Pemuda-Pemudi Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 hasil rumusan dari Kerapatan Pemoeda-Pemoedi atau Kongres Pemuda II Indonesia yang hingga kini setiap tahunnya diperingati sebagai Hari […]Dirrga
- Bangkitlah Pemuda Indonesia 27 October, 2011Semangat persatuan para pemuda zaman dulu harus diikuti pemuda masa kini. Yaitu, dengan berbuat sesuatu untuk negara. Walaupun anak yang masih duduk di bangku SD, mereka tetaplah pemuda bangsa dan generasi penerus cita-cita para pemuda dulu. Akan tetapi, terkadang kita dibuat sedih dengan kenyataan para pemuda Indonesia saat ini. Semangat untuk berbuat sesua […]Dirrga
- TENTARA NASIONAL INDONESIA 5 October, 2011Sebagai bangsa Indonesia kita mestinya bangga dengan TNI, karena apa ternyata Indonesia memperoleh peringkat yang luar biasa dalam bidang kemiliteran. Jadi sebenarnya tidak beralasan kalau kita meremehkan tentara nasional kita. Berikut ini data yang diambil oleh World Military Strengh Ranking. Menurutnya ranking ini dibuat menjadi 42 ranking dari seluruh kek […]Dirrga
- PKI Hasil Dari Paham Marxisme 30 September, 2011Benih-benih paham Marxis dibawa masuk ke Indonesia oleh seorang Belanda yang bernama H.J.F.M. Sneevliet. Atas dasar Marxisme inilah kemudian pada tanggal 9 Mei 1914 di Semarang, Sneevliet bersama-sama dengan J.A. Brandsteder, H.W. Dekker, dan P. Bersgma berhasil mendirikan Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV). Ternyata ISDV tidak dapat berkemban […]Dirrga
- Jembatan Gantung Terpanjang Di Indonesia 27 November, 2011
Cinta Indonesia- Patung Dirgantara 10 October, 2011Banyak warga Jakarta yang hanya mengenal nama patung ini sebagai Patung Pancoran namun tidak mengetahui bahwa sebenarnya patung ini bernama Patung Dirgantara. Patung Dirgantara di bundaran Jalan Jenderal Gatot Subroto (Seberang Wisma Aldiron Dirgantara, dahulu Markas Besar Angkatan Udara Republik Indonesia) dibuat berdasarkan rancangan Edhi Sunarso, dikerja […]Admin
- Makam Wali Songo 2 August, 20111. Maulana Malik Ibrahim Lokasi : Makamnya kini terdapat di desa Gapura Wetan, Gresik, Jawa Timur. Latar Belakang Sejarah : Maulana Malik Ibrahim juga disebut sebagai Sunan Gresik, atau terkadang Syekh Maghribi dan Makdum Ibrahim As-Samarqandy. Maulana Malik Ibrahim diperkirakan lahir di Samarkand di Asia Tengah, pada paruh awal abad ke-14. Babad Tanah Jawi […]Admin
- Unik Ziarah ke Makam Menjelang Ramadhan 31 July, 2011Kebiasaan Ziarah ke Makam Menjelang Ramadhan,Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan banyak warga mendatangi tempat pemakaman umum untuk berziarah.Umumnya, mereka berziarah ke makam memorial park keluarga atau kerabat dekat dengan tujuan mendoakan dan membersihkan makamnya. Selain itu, banyak juga yang menjadikan acara tersebut sebagai ritual. Banyak ya […]Admin
- Permainan Tradisionil Anak Indonesia 22 July, 2011Permainan Tradisional yang semakin hari semakin hilang di telan perkembangan jaman, sesungguhnya menyimpan sebuah keunikan, kesenian dan manfaat yang lebih besar seperti kerja sama tim, olahraga, terkadang juga membantu meningkatkan daya otak. Berbeda dengan permainan anak jaman sekarang yang hanya duduk diam memainkan permainan dalam layar monitor dan sebag […]Admin
- Karang Bolong Anyer 16 July, 2011Karang Bolong merupakan pantai indah di Anyer, Banten, Jawa Barat. Selain dapat menikmati pemandangan pantai dan laut, Anda juga bisa mendaki batu karang yang kokoh. Pantai Karang Bolong, letaknya ada di sebelah kanan jalan jika Anda menyusuri Jalan Raya Anyer menuju Carita dari Jakarta. Pantai ini cukup luas dan landai. Merupakan salah satu tempat wisata mu […]Admin
- Patung Dirgantara 10 October, 2011
-
-
Pages
open all | close allLinks
open all | close all-
-
-
-
-
function showGadget() { var feeds = [ {title:'title', url:'http://alkautsar-dhibra.com/feed?redirect=false&start-index=1&max-results=999'},
];
new GFdynamicFeedControl(feeds, 'feedGadget', {numResults : 1000, stacked : true, title: "Recent Post"}); } google.load("feeds", "1"); google.setOnLoadCallback(showGadget);
Masih Proses, Tunggu.. :DSponsored By :Dirrga. -
Cinta Indonesia
-
Kerajaan Di Indonesia
-
Museum
-
Candi
-
Bangunan Bersejarah
-
Pahlawan Nasional
Pencerahan jiwa- MAULID NABI SESUAI DENGAN ALQUR’AN 1 February, 2012Qola Rosululloh SAW: MAN ‘ADHOMA MAULIDII KUNTU SYAFII’AN LAHU YAUMAL QIYAMATI WAMAN ANFAQO DIRHAMAN FII MAULIDII FAKA’ ANNAMAA ANFAQO JABALIAN MIN DZAHABIN FII SABILILLAAHI TA’ALA Artinya : Bersabda Rosululloh SAW : “ barang siapa yang mengagungkan Hari Lahirku adalah aku memberikan syafa’at untuknya pada Haro Qiyamat. Dan Barang siapa yang menafkahkan satu […]Si Pincang
- HATI TANPA IMAN 28 January, 2012Shohabat Ali bin Abi Tholib R.A. berkata : Orang yang mengagungkan Maulidin Nabi SAW, tidaklah orang itu keluar dari Dunia kecuali keluarnya dengan membawa Iman. Jangan salah faham, mengenai Iman yang dibawa ini adalah Iman Muktasabi, bukan Iman Ghorizi. BAHAYANYA HATI TANPA IMAN Orang yang keluar dari dunia tidak dengan membawa Iman (Iman […]Si Pincang
- MENGAGUNGKAN KELAHIRAN NABI SAW (lanjutan) 26 January, 2012INFAQ UNTUK MENGAGUNGKAN KELAHIRAN NABI SAW Pada satu Hadits di tulisan sebelumnya menerangkan, orang yang mau menafkahkan / menshodaqoh kan hartanya satu dirham dengan niat mengagungkan kelahiran Nabi besar Muhammad SAW, orang tersebut seakan-akan menafkahkan satu gunung emas untuk jihad fii sabilillah. Ini kalau satu dirham, bila sampai dua dirham berar […]Si Pincang
- MENGAGUNGKAN KELAHIRAN NABI SAW 24 January, 2012Kita sedang menghadapi bulan lahirnya Nabi Muhammad SAW , maka di sini perlu disampaikan beberapa Hadits sehubungan dengan mengagungkan kelahiran Nabi Muhammad SAW. 'ADHOMA MAULIDIN NABIYYI SHOLLALLOOHU 'ALAIHI WASALLAMA (Mengagungkan kelahiran Nabi Shollalloohu 'Alaihi wasallama). 1. HADITS NABI QOOLA ROSUULILLOOHI SHOLLALLOOHU 'ALAI […]Si Pincang
- Ning, Neng, Nung, Nang (Repost) 19 January, 2012Siapa sejatinya diri kita sebagai manusia ? Pertanyaan ini sederhana, dapat dikemukakan jawaban paling sederhana, maupun jawaban yang lebih rumit dan rinci. Jawaban masing-masing orang tidak bisa diukur secara benar-salah. Cara menjawab siapa diri manusia hanya akan mencerminkan tingkat pemahaman seseorang terhadap kesejatian Tuhan. Hal ini sangat dipermaklu […]Si Pincang
- KESEMPURNAAN WUJUD MANUSIA (PROTECTED) 18 January, 2012Sejak kapan manusia mengenal tuhan dan kejadian manusia. Sebelum terbentuknya manusia, didalam alam ruh, terjadi pengakuan adanya ketuhanan sesuai dengan alqur'an. ALASTU BIROBBIKUM "Bukankah AKU tuhanmu " BALA SAHIDNA "benar ya ALLAH, engkau adalah TUHANku", kemudian "KALAU KAU AKU TURUNKAN KEDUNIA APA JANJIMU" . "TIA […]Si Pincang
- HAKEKAT SHOLAWAT 17 January, 2012INNALLOOHA WA MALAAIKATAHU YUSHOLLUUNA `ALANNABII YAA AYYUHAL LADZIINA AAMANUU SHOL-LUU `ALAIHI WASALLIMUU TASLIIMAA. ( Al Ahzab ). “ Sesungguhnya Alloh dan Malai kat-MalaikatNya bersholawat atas Nabi. Wahai orang-orang yang beriman bersholawatlah kamu semua kepada Nabi dan mengucap salam dengan sung-guh-sungguh “. Disitu sudah ada keterangan : Alloh melimpa […]Si Pincang
- MAULID NABI SESUAI DENGAN ALQUR’AN 1 February, 2012
Jendela Shiddiqiyyah- Menguji Kesaktian Sang Kyai 4 February, 2012Gali Sejarah yang Masih TerputusSejarah ibarat sebuah pohon, tumbuh mengakar dan menjulang tegak ada batang, cabang, ranting, kemudian berkembang berbunga hingga berbuah. Melalui proses yang panjang buah sejarah hadir untuk dinikmati generasi berikutnya. Karena banyaknya cabang, batang sejarah itu kadang masih terpendam. Waratawan Al-Kautsar Robwail Fijriy […]
- Tangga Jaami’atul Mungkid di Rombak 4 February, 2012Baru-baru ini anak tangga lantai satu gedung Jaami’atul Mudzakkirin Yarjuu Rohmatalloh II, Mungkid Magelang, Jawa Tengah, di rombak. […]
- Etika Bisnis Menurut Islam 4 February, 2012Secara umum bisnis diartikan sebagai suatu kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memperoleh pendapatan atau penghasilan atau rizki dalam rangka memenuhi kebutuhan dan keinginan hidupnya dengan cara mengelola sumber daya ekonomi secara efektif dan efisien. […]
- Muspin Ikhwan II Cokro Kembang 3 February, 2012Organisasi Ikhwan Raudhur Riyahin Minal Maqooshidul Qur-anil Muhin II Cokro Kembang hari ini, Jum’at 10 R. Awwal 1433 H mengadakan Musyawarah Pimpinan bertempat di Gedung Tarbiyyah Hifdhul Ghulam Wal Banat. […]
- Keajaiban Dan Keutamaan Shodaqoh bag. 3 3 February, 2012Yazid Bin Abi Habib menceritakan bahwa Abu Khoir bercerita, bahwa sesungguhnya dia pernah mendengar Uqbah Bin Amir R.A berkata : “Saya mendengar Rosululloh SAW Bersabda : “Setiap orang akan berada di bawah naungan shodaqohnya (pada hari Kiamat), sehingga diputuskan perkara terhadap manusia atau ditegakkan hukum di antara manusia.” […]
- Menguji Kesaktian Sang Kyai 4 February, 2012
-
Admin
-
-


