Pluralisme Agama

Beberapa waktu yang lalu MUI mengeluarkan fatwa tentang haramnya pluralisme agama di samping sekularisme, dan liberalisme. Fatwa itu telah memicu gelombang prokon (pro-kontra) dengan argumen masing-masing, tetapi sejauh pengetahuan saya, belum ada kajian yang mendalam dan meluas tentang isme-isme itu jika dilihat dari pandangan Islam. Cendekiawan muda NU Abd. Moqsith Ghazali dengan karyanya yang berjudul Argumen Pluralisme Agama: Membangun Toleransi Berbasis Al-Qur’an (Jakarta: KataKita, 2009, 401 halaman) telah mengurai masalah pluralisme agama sebagai salah satu isu yang diharamkan itu melalui pendekatan akademik yang imbang. Terbukalah peluang sekarang bagi siapa saja yang ingin melihat masalah ini dengan kaca mata yang lebih jernih tanpa emosi untuk membedah tesis-tesis Moqsith ini. Para mufti MUI saya anjurkan agar tidak ketinggalan pula menelaah karya Moqsith ini dengan hati dan otak yang terbuka. Adapun hasil telaah itu nanti bisa saja menguatkan tingkat keharamannya atau bisa juga menjurus kepada pencabutan fatwa yang telah dikeluarkan itu.

Pada ranah pemikiran Islam kontemporer bagi Indonesia, iklimnya sudah semakin kondusif untuk bertukar pendapat, demi mencari kebenaran, bukan mencari yang lain. Gelombang kebangkitan kaum intelektual muda Muslim dengan berbagai latar belakang sub-kultur sedang semakin membesar. Fenomena ini sungguh sangat membesarkan hati. Peran pesantren plus IAIN/UIN bagi kelahiran anak-anak muda pemikir ini sangat sentral. Mereka tidak hanya sibuk dengan kitab kuning, tetapi sekaligus menguasai kitab putih, baik yang ditulis oleh Muslim atau non-Muslim. Dr. Abd. Moqsith Ghazali adalah salah seorang di antara mereka yang berani berfikir bebas secara bertanggung jawab, baik dilihat dari sisi iman, maupun dari sisi disiplin ilmu.

Adapun misalnya temuan mereka ini bercanggah dengan pendapat yang telah dinilai mapan jangan cepat-cepat dihukum dengan ekskomunikasi. Jalan terbaik adalah dengan mengikuti sumber bacaan mereka, baik yang ditulis dalam bahasa Arab atau bahasa asing lainnya. Dan akan lebih bijak lagi, jika penafsiran terhadap sumber-sumber itu saling berlawanan, solusinya mudah sekali, yaitu diadakan dialog yang serius dan jujur antara para pihak yang bersangkutan. Sikap menuduh dengan menggunakan kata-kata “sesat, agen zionis, agen Barat” bukanlah cara kaum yang beradab. Mari kita sama lepaskan prasangka lebih dulu, lalu kita adu argumen dengan menjadikan al-Qur’an sebagai rujukan utama dan pertama. Lalu kita gunakan sumber-sumber lain, baik yang ditulis oleh ulama klasik maupun yang kontemporer sebagai pelengkap rujukan. Karya-karya klasik umumnya ditulis dalam bahasa Arab, sedikit dalam bahasa Persi. Sedangkan bahasa yang digunakan dalam karya-karya modern jauh lebih kaya: Arab, Urdu, Turki, Persi, Indonesia, Inggris, Jerman, Perancis, Belanda, sedikit Itali, Spanyol, Rusia, dan lain-lain. 

Karya Argumen Pluralisme Agama telah mencoba membongkar sumber-sumber klasik dan modern dalam berbagai bahasa: Arab, Inggris, dan Indonesia. Dalam endorsemennya K.H. A. Mustofa Bisri atas karya Moqsith ini, kita baca sebagai apresiasi sebagai berikut:

Buku ini tak sekadar wacana dan pernyataan karena kobaran ghirah keberagamaan atau semangat pembaruan; tapi seperti yang akan segera pembaca ketahui, merupakan hasil kerja keras penelitian. Penelitian secara ilmiah tentang sesuatu yang sebenarnya atau seharusnya bukan menjadi masalah. Tapi bagi mereka yang menjadikan kamapanan sebagai mazhab, mungkin buku yang ditulis Muslim muda, Abd. Moqsith Ghazali, ini
dianggap baru bahkan mengagetkan.

Bagi saya karya ini adalah sebuah kegigihan akademik yang bernilai tinggi dan pasti punya jangkauan jauh.

Akhirnya saya belum perlu mengupas kandungannya, tetapi ingin mengimbau para pembaca untuk mengikutinya sendiri, kemudian beri penilaian secara jujur, kritikal, dan obyektif. Jika ada pihak yang sangat keberatan dengan tesis-tesis utama pengarangnya, tulislah pula karya lain untuk membantahnya. Kemudian publik diberi kesempatan luas untuk membandingkannya. Saya merindukan lahirnya sebuah iklim intelektual kelas tinggi di kalangan umat Islam Indonesia, di mana peradaban otak dan hati dapat mengalahkan “peradaban” otot dan teriakan kasar!

Share on Facebook
February 21, 2010 · Posted in RELIGI  
    

Comments

Leave a Reply





  • Pages

    open all | close all





  • Masih Proses, Tunggu.. :D
    Sponsored By :Dirrga.
  • Cinta Indonesia

  • Kerajaan Di Indonesia

  • Museum

  • Candi

  • Bangunan Bersejarah

  • Pahlawan Nasional

  • RSS Pencerahan jiwa

    • MAULID NABI SESUAI DENGAN ALQUR’AN 1 February, 2012
      Qola Rosululloh SAW: MAN ‘ADHOMA MAULIDII KUNTU SYAFII’AN LAHU YAUMAL QIYAMATI WAMAN ANFAQO DIRHAMAN FII MAULIDII FAKA’ ANNAMAA ANFAQO JABALIAN MIN DZAHABIN FII SABILILLAAHI TA’ALA Artinya : Bersabda Rosululloh SAW : “ barang siapa yang mengagungkan Hari Lahirku adalah aku memberikan syafa’at untuknya pada Haro Qiyamat. Dan Barang siapa yang menafkahkan satu […]
      Si Pincang
    • HATI TANPA IMAN 28 January, 2012
      Shohabat Ali bin Abi Tholib R.A. berkata : Orang yang mengagungkan Maulidin Nabi SAW, tidaklah orang  itu keluar dari Dunia kecuali keluarnya dengan membawa Iman. Jangan salah faham, mengenai Iman yang dibawa ini adalah Iman Muktasabi, bukan Iman Ghorizi.   BAHAYANYA HATI TANPA IMAN   Orang yang keluar dari dunia tidak dengan membawa Iman (Iman […]
      Si Pincang
    • MENGAGUNGKAN KELAHIRAN NABI SAW (lanjutan) 26 January, 2012
      INFAQ UNTUK MENGAGUNGKAN KELAHIRAN NABI SAW   Pada satu Hadits di tulisan sebelumnya menerangkan, orang yang mau menafkahkan / menshodaqoh kan  hartanya satu dirham dengan niat mengagungkan kelahiran Nabi besar Muhammad SAW, orang tersebut seakan-akan menafkahkan satu gunung emas untuk jihad fii sabilillah. Ini kalau satu dirham, bila sampai dua dirham berar […]
      Si Pincang
    • MENGAGUNGKAN KELAHIRAN NABI SAW 24 January, 2012
      Kita sedang menghadapi bulan lahirnya Nabi Muhammad SAW , maka di sini perlu disampaikan beberapa Hadits sehubungan dengan mengagungkan kelahiran Nabi Muhammad SAW. 'ADHOMA MAULIDIN NABIYYI SHOLLALLOOHU 'ALAIHI WASALLAMA (Mengagungkan kelahiran Nabi Shollalloohu 'Alaihi wasallama).   1. HADITS NABI   QOOLA ROSUULILLOOHI SHOLLALLOOHU 'ALAI […]
      Si Pincang
    • Ning, Neng, Nung, Nang (Repost) 19 January, 2012
      Siapa sejatinya diri kita sebagai manusia ? Pertanyaan ini sederhana, dapat dikemukakan jawaban paling sederhana, maupun jawaban yang lebih rumit dan rinci. Jawaban masing-masing orang tidak bisa diukur secara benar-salah. Cara menjawab siapa diri manusia hanya akan mencerminkan tingkat pemahaman seseorang terhadap kesejatian Tuhan. Hal ini sangat dipermaklu […]
      Si Pincang
    • KESEMPURNAAN WUJUD MANUSIA (PROTECTED) 18 January, 2012
      Sejak kapan manusia mengenal tuhan dan kejadian manusia. Sebelum terbentuknya manusia, didalam alam ruh, terjadi pengakuan adanya ketuhanan sesuai dengan alqur'an. ALASTU BIROBBIKUM "Bukankah AKU tuhanmu " BALA SAHIDNA "benar ya ALLAH, engkau adalah TUHANku", kemudian "KALAU KAU AKU TURUNKAN KEDUNIA APA JANJIMU" . "TIA […]
      Si Pincang
    • HAKEKAT SHOLAWAT 17 January, 2012
      INNALLOOHA WA MALAAIKATAHU YUSHOLLUUNA `ALANNABII YAA AYYUHAL LADZIINA AAMANUU SHOL-LUU `ALAIHI WASALLIMUU TASLIIMAA. ( Al Ahzab ). “ Sesungguhnya Alloh dan Malai kat-MalaikatNya bersholawat atas Nabi. Wahai orang-orang yang beriman bersholawatlah kamu semua kepada Nabi dan mengucap salam dengan sung-guh-sungguh “. Disitu sudah ada keterangan : Alloh melimpa […]
      Si Pincang
  • RSS Jendela Shiddiqiyyah

    • Menguji Kesaktian Sang Kyai 4 February, 2012
      Gali Sejarah yang Masih TerputusSejarah ibarat sebuah pohon,  tumbuh mengakar dan menjulang tegak ada batang, cabang, ranting, kemudian berkembang berbunga hingga berbuah. Melalui proses yang panjang buah sejarah hadir untuk dinikmati generasi berikutnya. Karena banyaknya cabang, batang sejarah itu kadang masih terpendam.  Waratawan Al-Kautsar Robwail Fijriy […]
    • Tangga Jaami’atul Mungkid di Rombak 4 February, 2012
      Baru-baru ini anak tangga lantai satu gedung Jaami’atul Mudzakkirin Yarjuu Rohmatalloh II, Mungkid Magelang, Jawa Tengah, di rombak. […]
    • Etika Bisnis Menurut Islam 4 February, 2012
      Secara umum bisnis diartikan sebagai suatu kegiatan yang dilakukan oleh manusia  untuk memperoleh  pendapatan  atau  penghasilan  atau  rizki dalam rangka memenuhi kebutuhan dan keinginan hidupnya dengan cara mengelola  sumber  daya  ekonomi  secara  efektif  dan  efisien.   […]
    • Muspin Ikhwan II Cokro Kembang 3 February, 2012
      Organisasi Ikhwan Raudhur Riyahin Minal Maqooshidul Qur-anil Muhin II Cokro Kembang  hari ini, Jum’at 10 R. Awwal 1433 H mengadakan Musyawarah Pimpinan bertempat di Gedung Tarbiyyah Hifdhul Ghulam Wal Banat. […]
    • Keajaiban Dan Keutamaan Shodaqoh bag. 3 3 February, 2012
          Yazid Bin Abi Habib menceritakan bahwa Abu Khoir bercerita, bahwa sesungguhnya dia pernah mendengar Uqbah Bin Amir R.A berkata : “Saya mendengar Rosululloh SAW Bersabda : “Setiap orang akan berada di bawah naungan shodaqohnya (pada hari Kiamat), sehingga diputuskan perkara terhadap manusia atau ditegakkan hukum di antara manusia.” […]
  • Area Admin www.dirrga.com

  • Admin

  • Browsing Anda Terdeteksi Dengan IP