5 Pesan Untuk Peminpin

my INDONESIADalam buku “Esensi Kepemimpinan – Mewujutkan Visi Menjadi Aksi” yang di tulis oleh Erry Riyana Hardjapamekas dimana beliau pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Timah Tbk. Buku beliau sarat berisikan catatan-catatannya selama beliau menjabat sebagai seorang CEO yang dikirimkan pada kolega dan managernya melalui media email. Bagi kami yang menarik dalam buku ini bukan sekedar isinya yang sarat dengan pesan-pesan motivasional, tapi juga bagaimana usaha Erry Riyana sebagai seorang eksekutif berusaha memberdayakan rekan-rekannya melalui proses komunikasi yang unik.

Berikut kami kutipkan komentar Prof.DR.Gede Raka Guru Besar ITB “Buku ini memberikan contoh nyata bagaimana seorang pemimpin dengan cerdik mengambil inisiatif untuk menggelindingkan proses belajar secara inovatif di perusahaan, merangsang setiap warga perusahaan untuk mempertanyakan, merenungkan kembali, seluruh aspek kehidupan mereka dalam kerja, dan mengambil keputusan serta bertindak untuk kebaikan seluruh warga perusahaan dan untuk dirinya sendiri.

1. Kelilingi diri kita dengan orang-orang yang selalu berfikir positif, karena keyakinan, nilai dan prilaku mereka akan berpengaruh. Sangat penting kita meluangkan waktu, terutama dengan mereka yang optimistis dan memiliki motivasi tinggi.

2. Belajarlah dari kesalahan yang pernah kita perbuat. Kita harus belajar dari pengalam, baik pengalaman benar ataupun pengalam salah, hingga kita lebih kuat dan lebih cerdik di masa yang akan datang. Kesalahan akan sangat bermanfaat apa bila kita belajar darinya, milikilah prilaku ini sehingga kita tak akan merasa malu mencoba apapun.

3. Waktu memang merupakan sesuatu yang tak mampu kita beli berapun harganya, bila ia telah lewat. Seringkali pula kita merasa kekurangan waktu. Tambahkanlah waktu kerja efektif kita setengah jam saja sehari pada awal dan akhir jam kerja, maka dalam setahun akan berjumlah lebih dari 300 jam kerja.

4. Sedikit lebih sedikit lama kelamaan akan menjadi bukit. Perjalanan seribu mil dimulai dengan langkah pertama. Lakukanlah langkah kecil sekarang juga.

5. Kaji Seawal mungkin apa-apa yang diperkirakan bakal jadi hambatan, gangguan, atau tantangan, atau ketidak tentuan. Apa yang diperkirakan menjadi faktor negatif. Kekurangan dukungan,pengetahuan tehnis, waktu, ruang, energi, uang, atau kekurangan pengalaman, semuanyan akan membuat tugas kita menjadi sulit. Tangani sedini mungkin, sehingga kita sangat merasa positif dan peluang keberhasilan tampak lebih terang. Dengan itu kita akan lebih mampu menyelami lautan tugas kita dengan menyenangkan.

Share on Facebook
June 16, 2009 · Posted in EKONOMI BISNIS, SERBA-SERBI  
    

Comments

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.